Perlu Kolaborasi untuk Bangun Wirausaha Bagi Anak Muda

Pembantu Dekan II FEB Uncen, Dr. Otniel Safkaur, S.E, M.Si (tengah) bersama Manager Tim Ekonomi dan Keuangan Daerah BI Wilayah Papua, Willi Togi, dan Pembina GARAP, Alo Jufuway, saat pembukaan FGD Akuntansi FEB Uncen di Aula Magister Akuntansi Uncen, Abepura, Kota Jayapura, Rabu (14/4).(foto: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Laboratorium Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uncen Uncen menggelar Focus Group Disscusion (FGD) dengan mengundang beberapa pihak, yaitu Bank Indonesia (BI) Wilayah Papua dan Gabungan Wirausaha Muda Papua (GARAP) serta berbagai pendamping wirausaha yang ada di Jayapura.
Mewakili Dekan FEB Uncen, Pembantu Dekan II FEB Uncen, Dr. Otniel Safkaur, S.E, M.Si mengatakan, untuk membangun wirausaha bagi anak-anak muda di Papua, maka perlu keterlibatan dan kontribusi bagi semua pihak yang ada di Papua, untuk bersama-sama membangun wirausaha di Papua.
“Butuh kolaborasi dari semua pihak, baik akademisi, para mahasiswa, swasta dan komunitas-komunitas usaha yang ada di Papua, sehingga bersama-sama ikut membangun wirausaha bagi anak-anak muda di Papua,” ungkapnya disela-sela pembukaan kegiatan FGD yang berlangsung di Aula Magister Akuntansi Uncen, Abepura, Rabu (14/4) kemarin.
Menurut Safkaur, Papua ini kaya akan sumber daya alam (SDA), tetapi belum dikelola secara baik. Oleh karena itu, perlu dikelola secara baik dengan semua pihak secara bersama-sama bisa mengembangkan usaha dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Papua.
“Hal ini saya pikir penting. Mungkin kita perlu membangun kebersamaan dan melihat potensi yang ada di Papua, sehingga bersama-sama membangun kewirausahaan yang ada di Papua dalam mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera kedepannya,” ucapnya.
Sementara itu, Manager Tim Ekonomi dan Keuangan Daerah BI Wilayah Papua, Willi Togi menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin dan terus menerus melakukan pendampingan terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Papua. Hal ini sebagai bentuk dari komitmen BI dalam membangun UMKM di Papua.
“Kami dari BI secara rutin di Papua terus memberikan pendampingan terhadap UMKM di Papua, baik pengusaha kopi, ikan dan berbagai usaha lainnya. Hal ini dalam rangka mengembangkan usaha produksi bagi UMKM di Papua,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Pembina GARAP, Alo Jufuway mengatakan, pihaknya dari GARAP terus melakukan pendampingan dan memberikan pembekalan kepada para anak-anak muda yang akan menjadi pengusaha muda di Papua. Hal ini dilakukan secara rutin selama ini oleh GARAP.
“Selama ini kami di GARAP secara rutin melakukan pendampingan terhadap para anak-anak muda yang ingin membangun usahanya di Papua. Dan ini kami lakukan secra rutin selama ini di Papua,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *