Papua Menuju Kekurangan Vaksin Sinovac

dr. Aaron Rumainum, M.Kes

JAYAPURA – dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, menjelaskan Vaksin Covid-9 yang berada di Papua untuk Sinovac terdapat 212.200 dosisi sementara untuk Astra Zeneca sebanyak 8.500 dosis.

“Vaksin Sinovac yang beredar di Papua diperuntukan bagi Tenaga Nakes, Pelayan Publik dan Lansi, sementara untuk Astra Seneca sendiri hanya diperuntukan bagi TNI/Polri di Papua,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (14/4) kemarin.

Lanjutnya, dari hasil suntikan vaksin dan dibandingkan dengan ketersediaan vaksin Sinovac dari dosisi 212.200 dosisi, suntikan sudah mencapai 66,7 persen atau sebanyak 114.328 suntik.

Sementara untuk hasil suntikan Astra Zeneca dengan ketersediaan vaksin yakni total vaksin 5.000 dosisi, sementara suntikan sebanyak 2.789 suntikan atau sebesar 55,8 persen.

“Melihat cakupan vaksin yang begitu besar, menggambarkan bahwa antusiasi mamsyarakat dan vaksinator tetap tinggi walaupun melaksanakan vaksin ditengah puasa, jika dilihat 29 Kabupaten di Papua sedang menju dalam fase kekurangan vaksin sinovac,” terangnya.

Sementara untuk kendala yang terjadi di Papua saat ini adalah, terkendala jaringan internet sehingga untuk Kabupaten lain di Papua yang telah melakukan penyuntikan vaksinasi, datanya belum teraupdate dengan baik, seperti halnya di Kab. Mappi yang mana cakupan vaksinnya diangka 42% sementara faktanya sudah mencapai 90 persen.

“Begitu juga dengan beberapa kabupaten lainnya yang jaringan internetnya kurang memadai, mengakibatkan laporan cakupan vaksin terkendala,” terangnya. (ana/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *