Polda Persiapkan Lahan Pembangunan Mako Batalyon di Biak

Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Godhelp. C. Mansnembra pimpin penandatanganan berita acara pelepasan hak ulayat tanah di Kabupaten Biak Numfor di Kampung Sunyar, Distrik Yendidori, Selasa (13/4). (Humas)

JAYAPURA- Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Godhelp. C. Mansnembra pimpin penandatanganan berita acara pelepasan hak ulayat tanah di Kabupaten Biak Numfor di Kampung Sunyar, Distrik Yendidori, Selasa (13/4). Pelepasan hak ulayat tanah ini diperuntukan bagi pembangunan Mako Batalyon Pelopor Biak.
Dansat Brimob Polda Papua mengatakan, pelaksanaan pembangunan Mako Batalyon di Biak dikarenakan Kabupaten Biak Numfor merupakan wilayah yang cocok untuk standby pasukan.
“Seiring ke depan adanya agenda besar di Kabupaten Biak Numfor yakni akan ada pembangunan Bandara Antariksa, serta adanya isu pemekaran wilayah, untuk itu adanya Mako Batalyon diharapkan bisa menunjang tugas dan tanggungjawab kepolisian, terlebih khusus Brimob untuk menjaga keamanan wilayah sekitar,” paparnya.
Dikatakan, persiapan lahan ini dilakukan berdasarkan perintah Dankorps Brimob yang diteruskan dengan koordinasi bersama Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, yang langsung merintahkan agar datang ke Kabupaten Biak Numfor untuk segera berkoordinasi dengan semua pihak-pihak terkait.
”Tanah yang baru saja diserahkan oleh pemilik hak ulayat ini seluas 15 hektar, yang akan kita gunakan untuk pembangun Mako sekitar 5 hektar. Sementara yang 10 hektar, karena di sini memang sudah dipakai masyarakat untuk berkebun, maka akan kami tanami pohon – pohon untuk jangka panjang dan seterusnya akan dipakai sebagai daerah latihan,”ungkapnya.
Pihaknya juga sudah berkordinasi bersama semua pihak terkait adanya pembangunan Mako Batalyon di wilayah ini. Sementara untuk sumber anggaran pembangunannya berasal dari pusat yang akan langsung dibahas oleh DPR-RI.
”Ke depan yang paling penting adalah kesejahteraan masyarakat, anak-anak Biak untuk bisa dipersiapkan bergabung menjadi anggota Brimob. Apalagi ke depan ada wacana untuk penerimaan 14.000 anggota Brimob,”imbuhnya.
Pemilik Ulayat dan Mananwir Mnu Rarpimbo Daniel Dimara mengatakan, dukungan lahan yang diserahkan untuk Satuan Brimob ini adalah untuk kepentingan anak cucu ke depan, sehingga bisa bermanfaat dan ada pemerataan pembangunan.
“Kami merespon baik dan mendukung kegiatan atau pekerjaan yang nantinya akan dilakukan di tempat ini, agar ke depan Polri bisa memperhatikan dan memprioritaskan anak-anak kami di sini. Kami akan menyiapkan anak-anak dari sekarang agar siap menjadi anggota Polri. Semoga pembangunan ke depan berjalan lancar dan bisa bermanfaat bagi anak cucu,”tandasnya.(fia/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *