BTM: Nekat Mudik, Ada Sanksi Bagi ASN

Dr Benhur Tomi Mano, MM. (FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Menindaklanjuti larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tertuang dalam Surat Edaran Menpan RB Nomor 8 Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Papua telah mengeluarkan peraturan dengan kebijakan serupa di tingkat daerah Provinsi Papua.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., bahkan menyebutkan bahwa masyarakat yang nekat untuk mudik, maka baru diperbolehkan kembali ke Papua enam bulan kemudian.

Terkait hal ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku telah mendengar bahwa pemerintah pusat akan menghentikan penerbangan pada masa hari raya Lebaran.

“Iya, pada Lebaran ada isu pemerintah pusat akan menyetop penerbangan juga,” ungkap Wali Kota Benhur Tomi Mano, MM., kepada Cenderawasih Pos via telepon, Selasa (13/4) kemarin.

Benar saja, kebijakan ini tertuang dalam SE Satgas Covid Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 13 Tahun 2021, yang mana semua moda transportasi dilarang beroperasi pada 6 – 17 Mei. Tujuannya, mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan mengoptimalisasi posko Covid-19, serta mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid 19 selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Secara spesifik, Wali Kota Tomi Mano merespon hal ini terhadap ASN Pemkot Jayapura yang tidak menaati mudik dalam Surat Edaran Menpan RB Nomor 8 Tahun 2021 yang mengacu pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 13 Tahun 2021 tersebut, siap-siap mendapatkan sanksi.

“Kalau tidak menaati apa yang dikeluarkan pemerintah, akan dikenai sanksi sesuai dengan aturan. Makanya, saya minta juga, untuk lingkup Pemkot, jangan sampai ada pegawai yang cuti, sehingga harus awasi itu. Karena kita masih di tengah pandemi Covid-19,” tambahnya.

Covid-19 masih menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Jayapura melalui program penanganan yang dilakukan di berbagai bidang.

“Puji Tuhan, kita sudah turun sampai 511 kasus (dari delapan ribu kasus). Mudah-mudahan dengan prokes yang ketat, dengan vaksin, maka angka ini bisa turun lagi,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *