Peserta Diklat Latsar Diharapkan Jadi Agen Perubahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., memberikan pembekalan Pendidikan Kilat Latihan Dasar (Diklat Latsar) bagi CPNS di Kantor BKPP Kota Jayapura, Senin (12/4) kemarin. ( FOTO:  gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., memberikan pembekalan dalam Pendidikan Kilat Latihan Dasar (Diklat Latsar) bagi CPNS di Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Senin (12/4) kemarin.

“Mereka di sini dididik dan dibina tentang disiplin dan pembentukan karakter, serta hak dan kewajibannya sebagai ASN. Setelah dididik dan dibina, mereka dapat terapkan di tempat tugas mereka. Mereka ini kami harapkan menjadi agen perubahan dalam kerja-kerja mereka nantinya,” ungkap Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Senin (12/4) kemarin.

Kata Wali Kota Mano, para peserta Diklat Latsar akan dipantau dengan saksama perihal disiplin dan perilaku mereka selama pendidikan berlangsung.

“Mereka ini baru CPNS. Tidak selamanya yang masuk 60 orang akan lulus juga 60 orang. Karena ada penilaian yang kita berikan secara khusus. Karena kita juga dinilai oleh Menpan tentang pelatihan ini. Makanya, disiplin itu penting. Sehingga untuk itu mereka dibina di sini,” terangnya.

Wali Kota memberikan pula gambaran umum tentang kerja pemerintahan di Pemkot Jayapura yang telah dipimpinnya selama 9 tahun belakangan ini dan ke depannya.“Mereka harus tahu motto Kota Jayapura, termasuk visi dan misi. Karena mereka ada bagian dari kita, dari OPD hingga tenaga kesehatan dan tenaga kependidikan di Kota Jayapura,” tambahnya.

Kepala Bidang Kediklatan BKPP Kota Jayapura, Richard Suebu, menyebutkan bahwa dalam Diklat Latsar yang dilakukan, terdapat total 180 peserta yang dibagi dalam tiga gelombang. Untuk gelombang pertama dan kedua sebanyak 120 orang yang telah selesaikan 18 hari tahap pertama Diklat Latsar di BKPP Kota Jayapura.

“Mereka masuk tahap kedua yang ditempuh selama 30 hari di OPD masing-masing, sebelum nanti mereka kembali lagi untuk presentasi hasil proyek perubahan yang mereka buat. Yang sekarang berjalan ini adalah peserta gelombang ketiga sebanyak 60 orang. Mereka masih dalam 18 hari tahap pertama saat ini, sebelum nanti masuk tahap kedua 30 hari di OPD dan tahap ketiga selama 3 hari untuk presentasi hasil,” jelas Richard Suebu.

“Diklat Latsar ini secara keseluruhan menempuh 51 hari, di mana tahap pertama selama 18 hari, tahap kedua selama 30 hari, dan tahap ketiga selama 3 hari. Kita lakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dengan mengantongi izin dari Satgas Covid 19 Kota Jayapura dan Polresta Jayapura Kota,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *