Dua Putra Putri OAP Ikut Program Inspirasi Selandia Baru

Direktur Sagu Foundation Bersama Peserta Program INSPIRASI, belum lama ini, belum lama ini. ( FOTO: Indonesia Young Leaders Programme for Cepos)

JAYAPURA – Dua orang putra-putri asli Papua atas nama Melan Sorabut dan Niko Imbiri terpilih mengikuti program Indonesia Young Leaders Programme (INSPIRASI ) yang diselenggarakan UnionAID bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru.

Saat ini, keduanya sedang mengikuti program pelatihan Bahasa Inggris di lembaga pendidikan  dan latihan Sagu Foundation Jayapura.

Direktur Sagu Foundation, Tisha Rumbewas dalam keterangan pers di Jayapura  mengatakan,  kedua putra putri OAP itu dijadwalkan berangkat ke Selandia Baru tahun 2020, namun karena pandemi Covid-19 menyebabkan keberangkatan keduanya ditunda.

“ Program INSPIRASI ini dipelopori UnionAID dan Pemerintah New Zealand (Selandia Baru). Kita dari Papua, terpilih dua orang atas nama Melan Sorabut dan Niko Imbiri. Keduanya seharusnya sudah berangkat ke New Zealand, namun karena pandemi Covid-19, maka UnionAID menunjuk Sagu Foundation melatih Bahasa Inggris mereka,”kata Tisha dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (8/4) .

Diakuinya, INSPIRASI adalah program UnionAID untuk calon pemimpin masyarakat sipil di Indonesia Timur. Setiap tahun 10 peserta dipilih untuk menjalani pendidikan dan belajar selama enam bulan di Selandia Baru. Belajar tentang pembangunan berkelanjutan, pengorganisasian komunitas, kebijakan publik, desain bersama, pengelolaan lingkungan, keadilan gender dan pembangunan inklusif.

Program INSPIRASI dikelola oleh UnionAID bekerja sama dengan Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dan Universitas Teknologi Auckland (AUT) dengan dukungan New Zealand Ministry of Foreign Affairs and Trade (MFAT).

“Tujuan program ini untuk membantu para pemimpin muda  dari Indonesia Timur untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan diri mereka sehingga mereka dapat menjadi pemimpin dalam pembangunan berkelanjutan di masyarakatnya dan wilayah Indonesia Timur yang lebih luas,” tambahnya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *