Razia Sajam Intensif, Tak Ada Laporan Kekerasan

Razia Sajam oleh jajaran Polres Jayawijaya, Jumat (9/4). (Denny/ Cepos)

WAMENA-Razia senjata tajam (Sajam) oleh aparat Kepolisian untuk menekan kebiasaan warga membawa sajam dalam melakukan aktifitas dalam kota Wamena, nampaknya berpengaruh dengan minimnya kasus kriminalitas. Terbukti, setelah diintensifkan razia saja dua pekan terakhir, tak ada laporan tindak kekerasan yang terjadi baik di Polres Maupun di Polsek jajaran.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM mengakui jika razia terhadap sajam dan melakukan penahanan kepada warga yang membawa sajam selama 1×24 kian mulai dapat dilihat hasilnya.
“Kita lihat pembawaan sajam ini sering kali digunakan untuk melakukan tindak kejahatan, sehingga ketika kita tekan kebiasaan masyarakat yang membawa sajam ini ditertibkan, maka mulai ada hasil yang bisa dilihat karena selama dua minggu ini kita tidak menerima laporan adanya kasus kekerasan,”ungkapnya kepada cenderawasih pos jumat (9/4) kemarin.
Menurutnya, dalam razia sajam 2 minggu terakhir ini, Polres Jayawijaya mengamankan 14 orang pembawa sajam sekaligus dengan sajam yang dibawahnya, kemudian di hari kedua bisa terjaring 20 orang yang membawa sajam semua diamankan di Polres Jayawijaya .
“Total ada 34 orang yang kita amankan di hari pertama dan hari kedua kemudian mereka harus menjalani pemeriksaan sehingga harus ditahan selama 1×24 jam, dalam pemeriksaan mereka kita lakukan pemotretan dan membuat surat pernyataan apabila membawa sajam lagi dan terjaring razia maka akan diproses hukum.”bebernya
Ditambahkan bahwa Jayawijaya merupakan central dari 7 Kabupaten yang ada di kawasan Lapago, pastinya perekonomian , pusat transportasi dan daerah pemasok sembako ke 7 Kabupaten pemekaran sehingga ini mempermudah meningkatnya kriminal.
“Menyikapi masalah ini kita tidak bisa mengendorkan apa yang sudah kita lakukan seperti razia -razia dan patroli yang selama ini telah kami lakukan baik kepolisian sendiri maupun secara bersama,”tutupnya.(jo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *