PSU Boven Digoel Diusulkan 23 Juni atau 7 Juli

Susana rapat pleno Pilkada Susulan tingkat kabupaten di kantor KPU Kabupaten Boven Digoel, Minggu (3/1) lalu. ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

MERAUKE- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boven Digoel mengusulkan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Boven Digoel digelar tanggal 23 Juni atau 7 Juli 2021.
Ketua KPU Kabupaten Boven Digoel, Helda Ambai mengaku pihaknya mengusulkan pelaksanaan PSU ke KPU RI antara tanggal 23 Juni atau 7 Juli 2021. “Kami sudah usulkan, tapi belum ada keputusan dari KPU RI,” ungkap Helda Ambai saat dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (9/4).
Mengenai anggaran PSU, Helda Ambai mengatakan, KPU Boven Digoel mengajukan anggaran sebesar Rp 26,3 miliar. Namun anggaran yang diajukan ke Pemkab dan DPRD Boven Digoel nantinya akan dirasionalisasi. “Rencananya besok (hari ini, red), kami akan lakukan rasionalisasi anggaran dengan DPRD Boven Digoel,” tuturnya.
Soal bantuan anggaran dari KPU RI, Helda Ambai mengatakan tidak ada anggaran dari KPU RI. Sebab, sesuai dengan petunjuk aturan bahwa Pilkada adalah hajatan daerah sehingga seluruh pembinaan dilakukan oleh daerah. “Begitu juga dengan PSU ini. Karena putusan MK tersebut sama dengan undang-undang, sehingga pemerintah daerah berkewajiban memfasilitasi penyelenggaraan PSU ini,” tegasnya.
Dikatakan, dalam pengajuan anggaran ini ada beberapa tahapan yang diusulkan. Selain untuk pengadaan logistik, juga sosialisasi kepada masyarakat yang akan dilakukan oleh KPU. “Tidak ada tahapan kampanye di PSU ini, sehingga sosialisasi dilakukan oleh KPU. Itu tanggung jawab KPU. Tidak ada kampanye yang dilakukan oleh tiga pasangan calon. Tapi kalau konsolidasi internal ya,” jelasnya.
Selain itu akan ada evaluasi dan pengaktifan kembali badan ad hock. “Tidak ada perekrutan lagi tapi dievaluasi untuk badan ad hock, mulai dari PPD, PPS dan KPPS. Yang masih layak dan bersedia bekerja diaktifkan kembali. Namun yang tidak layak atau mengundurkan diri atau meninggal dunia itu diganti,” tambahnya.
Sedangkan untuk logistik, mulai dari pengadaan sampai distribusi. (ulo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *