Dewan Soroti Mangkraknya Pembangunan Hotel Tabita

Bangunan Hotel Tabita yang tidak lagi dilanjutkan pekerjaannya sejak akhir Tahun 2020 lalu. (FOTO :Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Anggota DPRD Jayapura, Wagus Hidayat menyoroti mangkraknya pembangunan Hotel Tabita. Wagus meminta kepada pemerintah agar menjelaskan kepada publik, penyebab mangkraknya pembangunan hotel tersebut.
“Sebagai bagian dari pengawasan kami, saya minta pemerintah menjelaskan kepada publik, apa alasanya pembangunan hotel itu tidak dilanjutkan,”kata Wagus Hidayat, kepada wartawan di Sentani, Jumat (9/4).
Dia mengatakan, pembangunan hotel itu, awalnya mulai dilakukan 2020. Dimana, hotel itu dipersiapkan sebagai salah satu fasilitas yang akan digunakan pada saat perhelatan PON XX yang akan digelar Oktober 2021 ini.
Menurutnya, mandeknya pekerjaan itu, menyebabkan banyak spekulasi berkembang di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura diminta melanjutkan bangunan itu.
“Anggarannya sekitar Rp 70 miliar, tapi saya tidak tahu, apakah dananya habis atau memang ada masalah di dalam, itu yang kita belum tahu,”jelasnya.
Dia menambahkan, dengan kondisi seperti itu dan pekerjaan tidak dilanjutkan, justru semakin menimbulkan kerugian besar bagi pemerintah. Apalagi bangunan itu dibangun dengan biaya yang tidak sedikit. Saat ini, bangunan itu dibiarkan dalam kondisi tidak terawat. Jika ini berlangsung lama, bukan tidak mungkin, kualitas bangunan justru terganggu.
Sementara itu, mengutip pernyataan sebelumnya dari Kepala Dinas Perumahan, Pertanahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten jayapura, Terry Ayomi, tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan dari pembangunan itu. Karena pihaknya sudah membayar biaya pekerjaan itu kepada pihak ketiga, sesuai dengan progres. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *