Soal Evaluasi Otsus, Perlu Libatkan Para Perancang Otsus 

Samuel Tabuni ( FOTO: dok/Cepos)

JAYAPURA- Intelektual Muda Papua , yang juga Direktur Papua  Language Institut, (PLI) Samuel Tabuni mengusulkan agar dalam pembahasan otsus pemerintah harus membuka diri dan tidak sepihak mengambil keputusan tetapi melibatkan para perancang Otsus.

Dia menyebut senior- senior yang sudah banyak makan asam garam di dunia politik Papua  harus diundang dan dimintai pandangan mereka terkait kondisi yang terjadi saat ini di Papua .

Menurutnya mereka ini punya andil besar dalam kehadiran Otsus diPapua  pada 21 tahun lalu, maka dalam pembahasan Otsus harus melibatkan mereka. Ya, seperti Barnabus Suebu, Paskalis Kossay, Simon Morin, Freddy Numberi, Alex Hesegem, Thaha Alhamid dan sebagainya perlu diajak untuk menyampaikan pandangannya.

Samuel menambahkan pemerintah pusat dalam hal ini, Mendagri bisa lebih jeli lagi melihat persoalan Papua  karena Otsus tidak berbicara soal kesejahteraan saja tetapi isu kemanusiaan dan pelanggaran HAM terus saja terjadi di Papua  yang perlu dibahas dan diatur dalam undang-undang otonomi khusus Papua .

“Jangan fokus pada aspek pembangunan dan kesejahteraannya saja, Isu  keamanan dan pelanggaran HAM terkait dengan konflik politik yang sudah mendunia harus ada upaya yang serius didalam otsus yang akan direvisi,”katanya.

Bahkan ia menyarankan perlu juga pemerintah melalui Pansus membuka dialog dengan mereka kelompok yang kontra dengan Indonesia seperti TPNPB dan ULMWP

“Jangan main- main degan Otsus. Banyak nyawa melayang di era otsus. Otsus jgn dibuat eksklusif, tertutup dan kaku. Otsus harus dibahas terang benderang, sehat dan dibarengi dgn niat yang tulus tanpa curiga. Sebelum dibahas menangkan semua hati manusia diatas Tanah Papua ,”katanya. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *