Pertumbuhan Investasi Saham  di Papua Meningkat

Adolf Simanjuntak ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Kepala IDX Papua Krisna Aditya Payokwa mengatakan, sepanjang tahun 2020 lalu, perkembangan investasi pasar modal di IDX Papua justru malah mengalami peningkatan/ pertumbuhan walaupun di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang di rumah dan memilihmelakukan investasi ke saham dan produk-produk pada pasar modal lainnya.

“ Sepanjang tahun 2020 , walaupun di masa pandemi Covid-19 justru ada peningkatan investasi di Papua karena efek banyak orang aktivitas dari rumah, sehingga larinya ke investasi saham dan produk–produk pasar modal lain. Jadi bukan berarti ada Corona investasi saham maupun produk pasar modal melemah tapi malah justru meningkat,’’ungkapnya, Kamis (8/4)kemarin.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan OJK Papua dan Papua Barat Adolf Simanjuntak mengatakan,  di tahun 2020 lalu, untuk perkembangan pasar modal di Provinsi Papua yang telah dirilis Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Papua dan Papua Barat, bahwa untuk Papua jumlah investornya 18.396 investor mengalami pertumbuhan (growth 55, 6 persen) dengan pertumbuhan kepemilikan saham Papua Rp 616, 8 miliar atau tumbuh 35, 96 persen.

  Diakui, hal yang mempengaruhi investasi pasar modal di Papua adalah faktor sisi Kamtibmas, sehingga jika tingkat Kamtibmas di Papua selalu kondusif, aman, nyaman tentu akan semakin  banyak investasi yang dilakukan di papua, sehingga para investor dalam melakukan penanam modal juga bisa lebih maksimal.

Diharapkan tahun 2021 ini dengan adanya vaksinasi Covid-19, Virus Corona bisa segera berlalu dan banyak investor datang ke Papua untuk melakukan penanam modal.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *