Penyelenggaraan PON Harus Laksanakan Gas dan Rem Secara Bijak

Suasana konferensi pers yang dilakukan di Kantor Gubernur pada saat kunjungan Kementerian Kesehatan, Deputi V Kantor Staf Presiden Republik Indonesia - Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM, didamping Sekda Provinsi Papua, Kamis (8/4) kemarin. ( foto: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Terkait Pelaksanaan PON XX di Papua, Pemerintah Provinsi Papua mendapat amanat dari orang nomor 1 di Indonesia untuk melaksanakan PON menggunakan Diksi Gas dan Rem. Diantaranya adalah memastikan kelangsungan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Papua.

Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy menjelaskan,  pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan dari Kementerian Kesehatan RI dan  Deputi V dari Kantor Kepresidenan,  yang telah mengujungi lokasi-lokasi pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Jayapura, mulai dari Kabupaten Jayapura hingga Kota Jayapura.

“Dengan hadirnya Kementerian Kesehatan dan Deputi V dari Kantor Kepresidenan,  menunjukkan bahwa kepedulian pemerintah pusat yakni Presiden Joko Widodo sangat mendukung dan memperhatikan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Papua,” kata Flassy kepada Cenderawasih Pos, Kamis (8/4) kemarin.

Diakuinya, berbagai macam cara telah dakukan pemerintah baik pusat maupun daerah, untuk meningkatkan cakupan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia termasuk di Papua.

“Hal ini kami lakukan agar setiap masyarakat mendapatkan vaksinasi dan jangan sampai terjadi kasus sampai menyebabkan peningkatan angka meninggal dunia besar-besaran akibat pandemi Covid-19,” tambahnya.

Kenapa Pemerintah Papua serius menggalakkan penyuntikan vaksinasi, karena Papua berbatasan dengan negara PNG sehingga penyebaran Covid-19 perlu dicegah.

“Kami melihat respon masyarakat sangat baik. Peduli akan kesehatan dan sudah memberanikan diri untuk divaksin. Pastinya hal ini sangat membantu kami pemerintah maupun masyarakat dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi V Kantor Staf Presiden Republik Indonesia – Bidang: Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM. Jaleswari Pramodhawardani menjelaskan, pihaknya sudah sejak  empat hari lalu melakukan evaluasi dan monitoring penyelenggaraan PON XX di Papua dan Gebyar Vaksinasi Covid-19.

“Presiden menggunakan diksi untuk penyelenggaraan PON XX adalah Gas dan Rem, yang diartikan Gas adalah bagaimana penyelenggaraan PON XX dilakukakan dengan kegembiraan sekaligus ada pemberdayaan ekonomi rakyat yang terjadi. Sementara Rem adalah protokol kesehatan dan Vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Pelaksanaan PON XX harus menggunakan Rem dan Gas secara bijak, bahkan Presiden RI juga menginstruksikan bahwa berkaitan dengan kepentingan tersebut,  4 wilayah penyelenggaraan PON harus diprioritaskan.

“Prioritas dalam artian setiap Atlet, official dan warga setempat harus divaksin terlebih dahulu.  Vaksin bertujuan meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh,” tambahnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *