PD Irian Bhakti Komitmen Tingkatkan Pelayanan Distribusi Beras ASN di Papua  dan Papua  Barat

Pembukaan Raker PD Irian Bhakti yang ditandai dengan pemukulan tifa oleh Direksi PD Irian Bhakti dan pejabat perwakilan Pemprov Papua , di Hotel Horison Ultima Entrop, Kamis (8/4) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Diharap bisa Menjadi Pemasok Bapok untuk Menjaga Stabilitas dan Disparitas Harga

JAYAPURA- Perusahaan Daerah (PD) Irian Bhakti melaksanakan Rapat kerja (Raker) di Hotel Horison Ultima Entrop Kamis (8/4) kemarin. Raker yang akan dilaksanakan selama tiga hari tersebut dihadiri Direksi PD Irian Bhakti, Dinas Perindagkop Papua , Kepala cabang PD Irian Bhakti dan narasumber dari BPKP Papua  serta mitra PD Irian Bhakti.

Direktur Utama PD Irian Bhakti Yarius Balingga mengatakan, Raker tersebut sangat penting bertujuan untuk meningkatkan pelayanan distribusi beras ASN di seluruh Provinsi Papua  dan Papua  Barat  agar tetap maksimal dan lancar dengan berpedoman pada visi misi Gubernur Papua  yakni “Papua  Bangkit Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan’’

  Untuk itu, peserta Raker dipesan agar mengikuti kegiatan Raker secara maksimal dengarkan apa yang disampaikan pemateri baik dari BPKP Papua  maupun pemberi materi lainnya. Sehingga kedepannya ada program kerja di PD Irian Bhakti bisa dijalankan dengan baik dan benar sesuai dengan point-point kesepakatan yang diputuskan dalam Raker 2021 ini.

  Dijelaskan, Raker yang dilakukan setiap tahun dalam menyusun program kerja supaya dalam menjalankan tugas bisa maksimal, mengingat jangkauan pelayanan beras ASN oleh PD Irian Bhakti di Provinsi Papua  dan Papua  Barat sangat luas, dan harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan yang ada.

  Oleh karena itu, pegawai PD Irian Bhakti dituntut harus bisa berinovasi dan maksimal dalam memberikan pelayanan di Papua .   “Ketika kami ada di melaksanakan Raker kami berusaha untuk sinkron dengan Pemprov Papua  karena perusahaan ini sudah lama di Papua , sehingga Pemda Papua  dan Papua  Barat tentu harus ada sinergitas atau kerjasama dengan kami dalam upaya pendistribusian beras di ASN dengan baik, karena kami telah dipercayakan’’katanya.

Dijelaskan, kebutuhan beras ASN setiap tahun di Provinsi Papua  dan Papua  Barat terus meningkat seiring bertambahnya jumlah ASN, dimana untuk kebutuhan beras ASN di Pemprov Papua  bisa 14, 6 ton setiap tahun jika dirupiahkan kisaran Rp 107 miliar, sedangkan kebutuhan beras ASN Pemprov Papua  Barat kisaran 10 ton per tahun dan dinominalkan sekira 14 miliar, memang untuk di Papua  membutuhkan dana yang sangat besar karena untuk penyaluran di daerah  Meepago dan Lapago harus menggunakan pesawat kecil, oleh karena itu ini juga membuat dana yang dikeluarkan sangat tinggi.

  Sementara itu, mewakili Pemprov Papua  dari Dinas Perindag UKM Provinsi Papua  yang membuka acara Raker tersebut  Matius Toding mengatakan, selain sebagai penyalur beras ASN pendirian PD Irian Bhakti bertujuan untuk memberikan manfaat bagi perekonomian daerah, menyelenggarakan kemanfaatan umum  berupa penyediaan barang dan atau jasa yang bermutu bagi hajat hidup masyarakat sesuai kondisi karakteristik dan potensi daerah yang bersangkutan dan dilakukan dengan tata kelola perubahan yang baik, serta bisa memperoleh laba dan keuntungan.

Untuk ini, BUMD Pemprov Papua  bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Papua , dan untuk konsentrasi kedepan bagi PD Irian Bhakti yang sebagai usaha ditekuni selama ini adalah menjadi pemasokan barang pokok untuk menjaga stabilitas dan disparitas harga di Papua , mampu memberikan sumber PAD daerah, dan bisa mengatur, memasarkan hasil produk unggulan masyarakat.

Ketua panitia kegiatan Merry Dorinda Reba dalam menambahkan, Raker PD Irian Bhakti 2021 dihadiri Direktur Umum PD Irian Bhakti Direktur Niaga dan pejabat lainnya, serta Kepala Cabang PD Irian Bhakti, serta pejabat dilingkungan Pemkot dan dari BPKP Papua .(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *