Sembilan Tahun BTM Memimpin, Sudah 1.219 Pasangan Dinikahkan

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., menjadi saksi pernikahan dalam Nikah Massal di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (7/4) kemarin. ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melaksanakan kegiatan Nikah (Ijab Qobul) dan Sidang Itsbat Massal bagi warga Kota Jayapura yang beragama Islam.

Plt Kepala Disdukcapil, Andi Rahmiwati, melaporkan bahwa terdapat 60 pasangan dalam kegiatan Nikah dan Sidang Itsbat Massal yang digelar di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (7/4) kemarin.

“Dapat kami laporkan juga, sejak periode pertama kepemimpinan Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., hingga saat ini, sudah tercatat jumlah pasangan Nikah dan Sidang Itsbat sebanyak 1.219 pasangan yang dilaksanakan Pemkot Jayapura secara massal dan gratis bagi warga Muslim Kota Jayapura,” jelas Andi Rahmiwati dalam laporannya.

Adapun, tujuan dari kegiatan tersebut tak lain agar masyarakat memiliki rasa tanggung jawab terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, sehingga terwujudnya tertib administrasi kependudukan di Kota Jayapura.

“Melalui Sidang Itsbat, perkawinan secara siri, sesuai dengan ketentuan agama Islam, akan mendapatkan pengakuan negara atas perkawinan yang statusnya hanya sah secara agama itu, serta perkawinannya berkekuatan hukum,” tambahnya.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyebutkan, 1.219 pasangan dalam Nikah dan Sidang Itsbat Massal itu baru bagi umat Muslim. Itu belum ditambah dengan pasangan dari Protestan, Hindu, Budha, dan Katolik. Dengan kata lain, kala ditotal, jumlahnya bahkan melampaui 1.219 pasangan yang terdata tersebut.

“Dan ini semuanya gratis, tanpa pungut biaya. Ini program yang saya jalankan sejal awal kepemimpinan.  Ini semua dilakukan semata-mata supaya ada pencatatan yang jelas secara resmi, terdata oleh pemerintah, di mana kita keluarkan surat nikah secara sah,” terang Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dalam sambutannya.

“Saya harap, pemimpin yang menggantikan saya  nanti tidak menghilangkan program ini. Memang setiap pemimpin memiliki programnya sendiri. Tapi saya berdoa agar setiap program yang baik bagi masyarakat seperti ini, terus dijalankan ke depan,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *