Pemkab Kirim 60 Calon Tenaga Kerja Ikut Pelatihan di Politekbang

Suasana pertemuan  Sekda Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi, Ketua Komisi A DPRD Jayapura, Hermes Felle dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, di ruang rapat Wakil Bupati Jayapura, Rabu (7/4). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura bersama Komisi A DPRD Jayapura melakukan rapat bersama yang dihadiri langsung oleh Sekda Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi  di ruang Rapat Wakil Bupati Jayapura, Rabu (7/4) kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang dilayangkan oleh pihak asosiasi calon tenaga kerja bandara, yang  meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura supaya mengirim 210 tenaga pencari kerja untuk mengikuti pelatihan di Politeknik Penerbangan Jayapura.

“Ibu Sekda minta supaya kita bahas secara internal,” tandas Alfons Awoitauw saat ditemui wartawan usai rapat koordinasi tersebut, Rabu (7/4) kemarin.

Hal-hal yang dibicarakan dalam kesempatan itu adalah terkait dengan langkah kerja sama antara Pemkab Jayapura dengan pihak Politeknik Penerbangan Jayapura.

“Pada prinsipnya Politeknik Penerbangan tidak merasa keberatan untuk melakukan pelatihan  bagi 60 orang yang dibagi dalam tiga kelas,” bebernya.

Menurutnya, setelah adanya klarifikasi dari Komisi A DPRD Jayapura bahwa 300-an calon tenaga kerja yang ditampung di asosiasi tersebut, yang lolos seleksi awal sebanyak 210 orang. Kemudian dari jumlah tersebut, sebanyak 60 orang akan mengikuti pelatihan untuk tahap pertama. Hal itu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Kami meminta asosiasi untuk memasukkan nama-nama tersebut, setelah itu kita akan kirim untuk mengikuti pelatihan,” terangnya.

Apabila nama-nama tersebut sudah diserahkan ke Pemkab, maka selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kerja sama.

Pihaknya mengatakan, pelatihan bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di Bandara Sentani itu masih dibatasi. Hal itu disesuaikan ketersediaan anggaran dari alokasi APBD Tahun 2021.

“Asosiasi mau 210 ini dikirim semua, sesuatu yang tidak mungkin kita lakukan. Makanya yang akan mengikuti pelatihan ini disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,”paparnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *