Jangan Ada Hasutan di PSU!

Kapolres Yalimo, AKBP.  Hesman Sotarduga Napitupulu saat memberikan arahan kepada anggota BKO Brimob yang sedang melakukan pengamanan di Kabupaten Yalimo, Rabu (7/4). ( FOTO: Polres Yalimo for Cepos)

Polres Yalimo Mulai Cipta Kondisi Jelang Pilkada

JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengingatkan tiga kabupaten di Papua yang bakal melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU)  yaitu Boven Digoel, Nabire  dan Yalimo, harus menghormati putusan MK (Mahkamah Konstitusi) terkait dengan hasil Pemilu.

Mathius Fakhiri mengingatkan bahwa apa yang dilakukan nanti harus dipedomani. Dirinya meminta jangan lagi ada cara-cara kotor atau memaksakan kehendak untuk membenturkan dua massa pasangan calon. Sebagaimana PSU Yalimo sendiri akan diselenggarakan pada Mei mendatang.

“Saya harap PSU kita lakukan dengan cara yang baik. Sehingga masyarakat khususnya di Kabupaten Yalimo memenangkan demokrasi dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang tumbuh dari demokrasi yang baik,” ucap Kapolda Mathius Fakhiri, Rabu (7/4).

Kapolda menegaskan jangan ada hasut menghasut untuk melakukan hal-hal yang nantinya melawan hukum. “Siapapun dia mencoba untuk melakukan hal hal yang tidak sesuai dengan aturan, kami dari pihak kepolisian menindak tegas,” tutupnya.

Secara terpisah Kapolres Yalimo, AKBP.  Hesman Sotarduga Napitupulu menyampaikan, pihaknya mulai melakukan cipta kondisi menjelang PSU Pilkada Serentak 2020 yang akan dilaksanakan di wilayah hukumnya itu.

“Kami mulai menggelar patroli sambang ke para tokoh yang ada di Yalimo,” ucap Kapolres Hesman Napitupulu kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya.

Lanjut Napitupulu, sebanyak 100 personel BKO Brimob telah berada di Yalimo dan telah melakukan pengamanan. Termasuk pengamanan di Elelim ibukota Yalimo seperti kantor Bawaslu dan KPU Yalimo.

Menjelang PSU, pihaknya juga menyiapkan pengamanan yang akan digelar di dua distrik. Termasuk melaksanakan pengamanan di TPS dan pengamanna lainnya.

“Rencanannya kami akan meminta bantuan perkuatan pengamanan sebanyak 400 personel Polri, bantuan perkuatan ini kami minta dari Polda Papua dan Polres terdekat,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi tahapan program dan jadwal PSU pasca putusan MK di seluruh TPS Distrik Welarek dan 29 kampung di Distrik Apahapsili, Selasa (6/4) kemarin. “Sebagai Kapolres Yalimo bersama TNI siap melakukan pengamanan dan pengawalan PSU di kedua Distrik yang sudah ditetapkan, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tuturnya.

Ditambahkan, anggotanya akan melakukan patroli untuk melihat titik-titik massa berkumpul dan membubarkan mereka jangan sampai terjadi konflik atau kekacauan antara massa pasangan calon. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *