Razia Gabungan, 2 Motor Curian dan 5 Pembawa Sajam Diamankan

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE,MSi, Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM dan Dandim 1702/ jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, SIP, M.Tr (Han). Saat turun ke pasar Potikelek melakukan pengawasan Razia bersama yang dilakukan aparat Gabungan. ( FOTO:Denny/Cepos)

WAMENA-Sebanyak 26 kendaraan tanpa surat -surat, 2 unit kendaraan hasil curian, 8 bilah sajam dan 5 orang pembawa sajam diamankan aparat ke Polres Jayawijaya dalam Razia Gabungan TNI/ Polri dan Satpol PP Pemda Jayawijaya di tiga pasar yang ada di dalam Kota Wamena.

  Dalam Razia tersebut, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol R.L Tahapari dan ditinjau langsung oleh Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE,MSi, Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM dan Dandim 1702/ jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, SIP, M.Tr (Han).

  Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, SSos, MM mengakui jika razia gabungan ini merupakan kegiatan bersama Polres Jayawijaya yang melibatkan 1 peleton personel dari Kodim 1702/ jayawijaya dan 1 personel Satpol PP Pemda Jayawijaya untuk memberikan penekanan kepada warga yang masih sering membawa senjata tajam dalam razia di tiga pasar.

  “Kegiatan ini untuk pengawasan terhadap aktifitas masyarakat di dalam Kota Wamena atau kebiasaan orang membawa sajam itu bisa ditekan,”ungkapnya Kepada Cenderawasih pos Selasa (5/4) kemarin.

  Menurutnya, pihaknya terus melakukan razia bersama ini untuk terus menekan angka pemabukan yang dibarengi dengan membawa sajam di pusat keramaian seperti pasar Sinakma, Potikelek dan dilanjutkan di Pasar Jibama.

  “Dalam razia itu kita mengamankan 5 orang warga yang membawa sajam, dan mendapatkan 8 sajam, di samping itu juga ada 26 motor tanpa surat -surat yang terjaring razia dan diamankan serta 2 unit motor yang diketahui sebagai motor hasil curian juga ikut diamankan sejak pagi,” jelasnya.

   Kapolres juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Jayawijaya dan Dandim 1702/ Jayawijaya lantaran tak hanya memberikan personel tetapi juga ikut ambil bagian dalam mengubah kebiasaan seringnya masyarakat masyarakat membawa sajam dalam melakukan aktifitas.

  “Kita coba untuk merubah kebiasaan – kebiasaan membawa senjata tajam dalam melakukan aktifitas sehari -hari dalam dalam kota Wamena yang akan berdampak pada tindakan kriminal,”bebernya

  Secara terpisah Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol R.L Tahapari mengakui jika, kegiatan razia yang dilakukan bersama ini tak hanya pada pagi hingga siang hari, tetapi pada sore hari juga terus dilakukan razia agar penekanan untuk pembawaaan sajam ini bisa dieliminir.

  “Kita masih melakukan razia sampai dengan sore, ini khusus untuk pembawaan sajam, motor tanpa surat -surat dan juga masalah miras  di beberapa titik,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *