Kemenag Selenggarakan Sertifikasi Untuk 7.474 Guru PAI

Direktur PAI Kemenag Rohmat Mulyana

JAKARTA, Jawa Pos – Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya menuntaskan persoalan tunjangan profesi guru (TPG) dan pendidikan profesi guru (PPG). Diantaranya dengan menyelenggarakan PPG atau sertifikasi untuk guru pendidikan agama Islam (PAI) tahun ini untuk 7.474 orang.
Direktur PAI Kemenag Rohmat Mulyana menuturkan pelaksanaan PPG itu diharapkan bisa mengatasi masih banyaknya guru PAI yang belum tersertifikasi. Dia menjelaskan anggaran untuk PPG bagi guru PAI itu bersumber dari dua pembiayaan.
’’Ada kuota 5.000 guru yang bersumber dari APBN dan 2.474 guru PAI dibiayai pemerintah daerah,’’ katanya kemarin (2/4). Dia menuturkan dibukanya PPG tahun ini untuk merespon dukungan dari pemerintah. Menurutnya Kemenag akan terus mempercepat proses PPG bagi guru-guru PAI.
Proses sertifikasi atau PPG itu sangat penting bagi para guru. Sebab menjadi salah satu syarat bagi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Besaran TPG bagi guru PNS adalah satu kali gaji pokok. Sedangkan untuk guru non PNS minimal Rp 1,5 juta per bulan. Rohmat menjelaskan dalam data Kemenag saat ini lebih dari 20 ribu guru PAI yang sudah lulus pre-test PPG.
Para guru yang sudah lulus pre-test tersebut saat ini masih antri panjang untuk mengikuti PPG. Dia berharap dengan adanya penyelenggaraan PPG bagi guru agama sebanyak 7.474 orang itu, bisa memperpendek antrian tersebut. Menurutnya dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah itu merupakan wujud kepedulian terhadap kesejahteraan dan kualitas guru PAI.
’’Kita harapkan ke depan akan lebih banyak lagi pemda yang membantu pembiayaan PPG.’’ tuturnya. Sehingga semakin banyak guru PAI yang terakomodasi dalam PPG.
Kasubdit PAI Kemenag M. Munir menuturkan skema pelaksanaan PPG periode 2021 tengah disiapkan. Untuk sementara ada 23 kempus lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang siap menjadi lokasi pelaksanaan PPG untuk guru PAI. Kemenag sedang menghitung sebaran atau distribusi peserta sertifikasinya. Diantara pertimbangan penyebarannya adalah berdasarkan provinsi asal peserta PPG. (wan/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *