Temui Menaker, Bupati Usulkan Pembangunan BLK UPTP

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah yang menerima langsung Bupati Herry Ario Naap dan rombongan di ruang kerjanya, Selasa (30/3). (FOTO :Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengusulkan pembangunan Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP). Usulan pembangunan BLK UPTP milik Kemenaker disampaikan langsung oleh Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ketika melakukan audensi di Kantor Kemenaker Jakarta, kemarin.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, yang menerima langsung Bupati Herry Ario Naap dan rombongan menyambut baik usulan pendirian BLK UPTP milik Kemenaker di Kabupaten Biak Numfor. Bahkan Menteri asal PKB itu menyatakan segera akan menurunkan timnya untuk melakukan survei lokasi di Kabupaten Biak Numfor, khususnya lagi akan melihat kesiapan lokasi.
“Pada prinsipnya, saya menyambut positif pengajuan Pak Bupati terkait usulan pendirian BLK UPTP di Biak,” kata Menaker Ida saat menerima kunjungan Bupati Biak Numfor.
Ida meminta bupati agar lebih dulu menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk kelancaran pengajuan BLK UPTP secara detail, seperti kelengkapan perizinan dan dokumen, ketersediaan lahan yang cukup, serta sarana dan prasarana pendukung.
Dikatakan, dalam mendirikan BLK UPTP di daerah, program-program pelatihan menyesuaikan dengan potensi yang ada di daerah Biak Numfor, seperti perikanan, pertanian, dan peternakan.
“Jadi karena posisinya untuk identifikasi kesiapan di tahun 2022. Sementara untuk tahun 2021, anggaran sudah ditetapkan, sehingga perlu melihat desain anggaran ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Herry Naap juga menyatakan bahwa pihaknya mengajukan pendirian BLK UPTP dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Di Biak Numfor yang baru ada adalah Lembaga Latihan Kerja (LLK) dan belum ada BLK. Namun keberadaan LLK dengan program-program pelatihan yang ada memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, sehingga beberapa pelatihan yang diadakan seperti pelatihan listrik, mesin, dan otomotif harus bergantian,” ucap Bupati dalam pertemuan dengan Menteri Ida didampingi beberapa orang Dirjen dan jajaran lainnya.
“Jadi selama ini kita menggunakan 1 gedung secara bergantian, sehingga ke depannya dibutuhkan bantuan dari pusat berupa sarana-prasarana dan instruktur pelatihan,” katanya.
Dengan kondisi seperti itu, lanjut Bupati, mengajukan pendirian BLK UPTP ke Kemnaker agar SDM masyarakat Biak Numfor meningkat dan memiliki keterampilan, sehingga siap masuk ke pasar kerja.
“Kami meminta kepada Kemnaker untuk dapat membangun BLK Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor, dan juga kami meminta dukungan program magang di Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, dan Makasar untuk masyarakat Biak Numfor,” tandasnya.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *