Rem Blong, Truk Masuk Jurang di Puncak Mega 

Anggota Kepolisian saat berada di tempat terjatuhnya truk dalam jurang yang masih sulit dievakuasi. (FOTO:Denny/ Cepos)

KARUBAGA-Diduga mengangkut barang melebihi kapasitas, truk bernomor Polisi PA 7074 BF terperosok ke dalam jurang karena rem blong dan sopir tak bisa mengendalikan truk di jalan berlumpur dan ditambah cuaca yang berkabut, di Puncak Mega Kabupaten Tolikara, Senin (29/3) sore sekira pukul 15.20 WIT.   

   Beruntung dalam insiden kecelakaan tersebut, Sopir truk berinisial YY mampu menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami luka -luka serta kerugian material dari truk tersebut yang terbalik dan sampai kemarin belum bisa dievakuasi dari jurang tersebut.

   Kapolres Tolikara Melalui Kasat Lantas Ipda Achmad Afif membenarkan adanya kecelakaan tersebut di Puncak Mega, namun tak ada korban jiwa. Sopir sopir yang mengemudikan truk tersebut masih mampu untuk menyelamatkan dirinya saat truk tersebut tak bisa untuk dikendalikan lagi dan masuk ke jurang.

   “Benar ada kecelakaan masuknya truk ke jurang yang berada di Puncak Mega,  pada  Senin  (29/3) sekitar pukul 15.20 WIT. Kecelakaan tersebut dikarenakan truk dengan nomor polisi PA 7072 BF mengalami rem blong saat melintasi Puncak Mega,”ungkapnya melalui rilis humas Polres Tolikara Kemarin.

  Ia menjelaskan saat melintasi medan yang sulit dan cuaca yang berkabut, Sopir YY tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga truk masuk kejurang. Dan mengakibatkan supir truk mengalami luka ringan lecet pada kaki sebelah kanan.

  “Saat ini kendaraan masih di TKP, proses evakuasi harus menunggu alat berat dikarenakan medan dan posisi truk yang terbalik di jurang. Sehingga memang agak sulit untuk dilakukan evakuasi saat ini,”jelasnya

  Kasat Lantas Polres Tolikara menambahkan bahwa dalam kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil berupa 1 unit truk yang masuk ke jurang dan tidak ada korban jiwa. Kini kejadian tersebut telah ditangani oleh Sat Lantas Polres Tolikara .

   “Diharapkan kepada masyarakat agar setiap melakukan perjalanan, lebih waspada dan pastikan kendaraan dalam keadaan normal serta tidak bermuatan berat yang melebihi batas muatan.” tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *