Pengobatan Tradisional Perlu Diintegralkan dengan Pengobatan di Rumah Sakit

Dewan Adat Papua, (DAP) melakukan diskusi pengobatan tradisional dengan Kepala Dinas Kesehatan Robbi Kayame agar pengobatan tradisional meski harus diberikan ruang di rumah sakit yang terintegrasi. ( FOTO: Noel/Cepos.)

JAYAPURA – Dewan Adat Papua, (DAP) melakukan diskusi tentang pemberian pengobatan tradisional di rumah sakit yang terintegrasi.  Usai melakukan pertemuan dengan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) John Gobay mengatakan, pengobatan alternatif sering menjadi rujukan bagi sebagian pasien di Papua, pengobatan alternatif adalah doa dan ramuan ramuan terapi.

“Perlu diketahui untuk mendapatkan pengetahuan ini mereka yang mendapatkan kemampuan atau karunia ini di Papua, sering mendapatkan melalui doa dan puasa, diberitahukan melalui mimpi atau adanya penglihatan,” katanya.

Dikatakan Gobay, kondisi real dalam masyarakat tidak bisa dibantah ada pengobatan alternatif tidak hanya oleh penatua jemaat, pendeta, pastor tetapi juga oleh orang tertentu dalam masyarakat yang mendapat karunia untuk penyembuhan, yang berasal dari Tuhan, yang diperoleh secara cuma cuma melalui doa dan puasa atau penglihatan, mereka dapat menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat dalam diri manusia dan lainnya.

Sementara itu terkait dasar regulasi jelas Gobay,  Pemerintah berdasarkan fakta yang ada telah mengatur dalam UU No 36 Ta­hun 2009 tentang kesehatan, diatur tentang pelayanan kesehatan tradisional termasuk salah satu dari 17 jenis upaya kesehatan yang harus terselenggara secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan di fasilitas pelayanan kesehatan

“Dengan dasar ini saya pikir di rumah sakit di Papua mesti ada sebuah gedung atau ruangan bagi mereka yang mempunyai kemampuan atau mendapat kemampuan dari Tuhan untuk mengobati orang sakit, tentu dengan pendampingan serta adanya sertifikasi dari Kementrian Kesehatan atau Dinas Kesehatan,” ujar Gobay. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *