Tahun ini REI Target  Bangun 2037 Unit KPR di Papua

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua Maria Nelly Suryani

JAYAPURA-Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua Maria Nelly Suryani, mengungkapkan, kebutuhan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di Provinsi Papua sampai saat ini masih banyak dibutuhkan masyarakat,  khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Oleh karena itu pengembangan perumahan untuk KPR bagi MBR terus dilakukan pemerintah, supaya masyarakat dapat memiliki rumah idaman dan program pemerintah menurut REI Papua sudah tepat sasaran.

Diungkapkan, untuk tahun ini  pihaknya menargetkan pembangunan rumah KPR MBR sebanyak  2037 unit dan saat ini sudah ready stok sebanyak 785 unit. Untuk target tersebut pembangunannya diantaranya ada di daerah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Wamena, Timika, Merauke, Biak  Nabire dan lainnya.

“Kami harap target ini bisa terealisasi dengan baik dan masyarakat yang ingin memiliki rumah idaman walaupun berpenghasilan rendah tetap kami dorong supaya bisa memanfaatkan kesempatan, karena ini untuk membantu MBR dalam memiliki rumah,”ungkapnya, Rabu (24/3).

Dijelaskan, memang dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tahun 2020 masyarakat dalam mengambil rumah cukup terkendala akibat perekonomian terganggu, belum lagi ada yang dirumahkan dan lainnya.

Pihaknya berharap di tahun 2021 ini Program Pemulihan Ekonomi  Nasional (PEN) oleh pemerintah pusat dengan berbagai kebijakan yang dibuat mampu mendorong dan memulihkan ekonomi secara baik serta adanya vaksinasi juga sangat membantu juga dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

  Ditambahkan,  pemerintah juga diminta memberikan kemudahan-kemudahan dalam akses pengambilan KPR melalui bank yang telah ditunjuk, supaya masyakarat juga termotivasi untuk mengambil KPR yang telah dibangun. Karena selama ini berdasarkan evaluasi yang ada pembangunan perumahan untuk MBR sudah tepat sasaran karena banyak yang dihuni, walaupun itu satu minggu dua kali saat weekend namun setidaknya tetap dihuni, karena faktor tempat kerja dan lainnya juga mempengaruhi.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *