Inovatif, Mesin ADM di Pemkot Jayapura Permudah Urusan Adminduk

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meluncurkan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (23/3) kemarin. ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura meluncurkan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (23/3) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Jayapura tak henti-hentinya berinovasi dalam pelayanan publik yang diberikan bagi masyarakat.

“Kita terus buat inovasi baru di Kota Jayapura. Seperti hari ini (kemarin), mesin ADM ini di Indonesia baru ada di 7 daerah. Di Papua, baru dua daerah, yakni Kota Jayapura dan Mimika,” sebut Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dalam sambutannya.

Wali Kota Mano mengaku bahwa mesin ADM tersebut sangat cocok pengaplikasiannya di tengah pandemi Covid 19.

“Alat ini sangat pas di masa pandemi karena kita tidak perlu bertatap muka, bersentuhan, melainkan dengan sistem IT mempermudah kita dalam mengurus dokumen kependudukan dan catatan sipil. Ini membahagiakan masyarakat dan inilah kehadiran pemerintah bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain peluncuran mesin ADM, di saat bersamaan, Dispendukcapil Kota Jayapura melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Jasa Raharja cabang Papua, sekaligus meluncurkan Aplikasi Sistem Identifikasi Data Korban Kecelakaan Berbasis NIK (SIDAKK – NIK).

Kepala PT Jasa Raharja cabang Papua, Thamrin Silalahi, menjelaskan bahwa kerja sama dan peluncuran aplikasi yang dilakukan bersama Dispendukcapil merupakan bagian dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat.

“PT Jasa Raharja memang instansi vertikal, tapi bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kalau kita tidak berikan pelayanan publik yang baik, maka customer satisfaction index (indeks kepuasan pelanggan) pasti rendah. Sebaliknya, kalau kita berikan yang terbaik, maka indeks kepuasan pelanggan juga akan tinggi,” terang Thamrin Silalahi.

Oleh karenanya, sambung Silalahi, harus ada transformasi sistem dan perubahan mindset dari yang selama ini institusi pelayanan publik adalah untuk dilayani, namun harus berubah menjadi melayani.

“Ini menjadi kunci bagaimana kita berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga indeks kepuasan pelanggan yang tinggi itu bisa tercapai,” sambungnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura, Andi Rahmiwati, menjelaskan pihaknya memang melaksanakan tiga kegiatan dalam satu rangkaian acara. Pertama, peluncuran mesin ADM yang berfungsi mencetak dokumen kependudukan yang terdiri dari e-KTP, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, dan Akta Catatan Sipil. Ini terobosan yang memudahkan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi.

“Mesin ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi, tidak mempersulit jarak dan waktu, serta membahagiakan masyarakat sejalan dengan adaptasi kebiasaan baru,” jelas Andi Rahmiwati.

“Dengan adanya mesin ADM ini, beragam pelayanan adminsitrasi kependudukan semakin mudah dan cepat. Masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan bisa langsung ke kantor Dukcapil mengurus secara online, dan bisa melalui mesin ADM,” sambungnya.

Kemudian, kegiatan berikutnya tak lain adalah peluncuran aplikasi SIDAKK NIK yang merupakan inovasi berbasis IT sebagai bentuk sinergi antara  PT Jasa Raharja dan Dukcapil. Ini dalam rangka upaya percepatan pemberian jaminan dan perlindungan terhadap korban laka lantas yang tidak bisa menunjukkan atau belum memiliki dokumen identitas resmi secara lengkap.

“Juga, meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan, serta penerbitan surat identitas sementara bagi korban laka lantas yang tidak bisa menunjukkan atau belum memiliki dokumen identitas secara lengkap,” terangnya.

Oleh karenanya, sekaligus dibangunnya kerja sama antara Dispendukcapil Kota Jayapura dan PT Jasa Raharja cabang Papua dalam pemanfaatan aplikasi SIDAKK NIK tersebut. Adapun poin kerja sama bagi Jasa Raharja ialah mendapat akses pendaftaran dan pelaporan data korban laka lantas, serta menerima hasil validasi data dalam bentuk surat identitas sementara korban laka berbasis NIK.

“Untuk Dispendukcapil, menerima kelengkapan guna penerbitan akta kematian dalam hal korban laka lantas meninggal dunia, serta menerima kelengkapan berkas persayraatan guna penerbitan dokumen kependudukan bagi korban laka yang tidak memiliki dokumen adminduk secara lengkap,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *