Dukung Penyelenggara Pemerintahan,  Akan Bentuk Forum Sekda

Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy, saat ditemui diruang kerjanya,Jumat (19/3) lalu. ( FOTO: Yohana/Cepos)

Bincang-Bincang Dengan Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy

Akhirnya Dance Yulian Flassy resmo menjabat sebagai Sekda Provinsi Papua. Posisi Sekda sudah cukup lama diisi penjabat Sekda. Lantas apa saja yang akan dilakukan mantan Sekda Sorong Selatan tersebut?

Laporan: Yohana

Dance Yulian Flassy, siapa yang tidak kenal sosok putra asal Papua Barat, yang kini dipercayakan menjadi Sekda Provinsi Papua, meski setelah ditetapkan menjadi Sekda Provinsi Papua, dirinya juga banyak menuai pro dan kontra atas jabatannya saat ini.

Meski demikian memikul tanggung jawab menjadi Sekda Papua, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab untuk membangun Papua lebih baik kedepannya.

Jika sebelumnya ayah dari 3 orang anak ini, sukses menjalankan tugas dan tanggung jawabnya menjadi Sekda Kabupaten Sorong Selatan di Papua Barat, ia juga berkomitmen untuk membangun Papua sesuai dengan visi dan misi Gubernur Papua.

Selain menjadi Sekda di Kab. Sorong Selatan, dirinya jugapernah  menjadi Ketua Forum Sekda seIndonesia (Foresdasi) Komisariat Wilayah Papua Barat. sebelumnya  ia pernah bekerja di LAN RI dengan Badan Diklat Provinsi Irian Jaya yang sekarang disebut (Papua) dan juga menjadi penghubung kerja sama Pemda Jayawijaya dengan LAN RI.

Dance juga sempat diangkat menjadi Asisten Program Kerjasama antar Pemerintah Indonesia dan Jerman bidang Desentralisasi.

Dengan pengalaman-pengalaman kerja tersebut, dirinya berkomitmen dapat membangun Papua, seuai dengan Visi dan Misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Kini Dance dipercayakan menjadi Sekda Provinsi Papua, yang resmi dilantik pada 1 Maret 2021 oleh Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

Ia memulai karirnya di Jayapura pada 15 Maret 2021, setelah melakukan sertijab dengan Pj. Sekda Provinsi Papua Doren Wakerkwa, yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.

Diawal masa menjabatnya sebagai Sekda Provinsi Papua, ia sangat bertekat membangun koordinasi dengan semua pihak, terutama Forkopinda untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

Ia menganggap hal ini sangat penting, karena dengan menjalin koordinasi dengan Forkopimda, dapat membantu dirinya dalam pengawalan ketat terhadap semua  pembangunan di Papua.

Dengan harapan dapat memberikan perubahan-perubahan untuk Pembangunan  Papua yang lebih baik. pada sisa masa menjabatnya  selama 2 tahun, mengikuti Gubernur dan wakil Gubernur Papua.

“Saya pastinya akan lebih fokus memperhatikan kepentingan rakyat sesuai dengan harapan dari Gubernur Papua, tugas saya disini untuk membantu Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” katanya.

Dance, bahkan berencana akan mengumpulkan semua Sekda dari 28 kabupaten dan 1 kota yang bertujuan untuk membentuk sebuah forum Sekda yang nantinya akan menjembatani pertemuan dengan Bupati, Wali Kota dan Gubernur, dalam penyelenggaraan pemerintahan ASN.

Membantu Gubernur dan wakil Gubernur Papua, merupakan tugas utama yang harus dilakukannya, sebagai mana visi dan misi Gubernur Papua  bisa sukses.

“Program-program kerja didalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) bisa terlaksana dengan baik, bahkan saya berencana kerjasama dengan kementerian terkait, akan melakukan evaluasi perangkat daerah,” terangnya.

Dalam mengevaluasi perangkat daerah, ia merasa hal tersebut mudah dilakukan karena sebelumnya dirinya memang merupakan orang dari lembaga adiminastrasi negara.

“Maka cara-cara mengevaluasi kelembagaan saya kuasai sekali, mengevaluasi orang yang tepat untuk menduduki bidang tertentu saya juga bisa dan ada caranya yang harus dilakukan,” katanya lagi.

Pokoknya yang terbaik untuk pembangunan Papua, bangkit mandiri dan sejahtera harus dilakukan dengan saling berkoordinasi, beliau siap membantu Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, karena menjadi Sekda memiliki tanggung jawab tersebut. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *