Jaga Intake Air, Wali Kota Minta Tokoh KNPB Siapkan Lima Orang

Tomi Mano saat meninjau lokasi kali Kampwolker Sabtu (20/3)

Kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati hari air sedunia di Kampwolker, Waena, Sabtu (20/3).

JAYAPURA – Dari rangkaian peringatan Hari Air Sedunia yang dilakukan oleh PDAM Jayapura dengan melibatkan sejumlah stakeholder serta komunitas lingkungan di Jayapura, muncul sebuah penyampaian menarik dari Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. Dalam sambutannya ia terang terangan meminta Buchtar Tabuni untuk hadir. Tak hanya sekali tapi kalimat ini disampaikan beberapa kali dengan permintaan lanjutan. “Saya minta Buchtar Tabuni hadir, saya Wali Kota Jayapura, pemilik negeri yang meminta,” kata Tomi Mano saat membuka kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati hari air sedunia di Kampwolker, Waena, Sabtu (20/3).

Penyampaian wali kota ini juga membuat peserta penanaman pohon kebingungan. Agenda penanaman kemarin dilakukan di Kampwolker Waena tak jauh dari lokasi intake milik PDAM. Buchtar Tabuni sendiri merupakan satu tokoh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang beberapa kali harus berurusan dengan Polisi. Disitu selain meminta Buchtar Tabuni hadir ia meminta Buchtar menyiapkan lima orang untuk dipekerjai menjaga mata air dan intake. “Tolong siapkan 5 orang untuk membantu kami menjaga sumber air Kampwolker. Kami akan biayai asal mau ikut menjaga,” bebernya.

Sebelumnya Tomi Mano menyinggung agar PDAM bisa melibatkan masyarakat sekitar kawasan agar ketika kegiatan berakhir, masih ada pihak yang dititipi untuk menjaga bibit pohon maupun sumber air. Meski Buchtar sendiri sempat menjadi DPO namun ia melihat Buchtar bisa membantu mengontrop pesan yang disampaikan di atas. Buchtar selama ini mendiami lokasi Kampwolker. “Ia tadi saya minta Buchtar dan kawan kawan ikut menjaga,” imbuhnya. Sementara Direktur PDAM, Entis Sutisna menyampaikan bahwa ada 600 bibit yang ditanam di lokasi intake Kampwolker. Ia sengaja melibatkan komunitas untuk menumbuhkan kepedulian dan aksi nyata terhadap kawasan intake. “Pelan-pelan kami sampaikan soal bagaimana menghargai air sesuai dengan tema hari ini sebab tanpa air tak ada kehidupan,” imbuh direktur PDAM. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *