Bupati Ajak Semua Masyarakat Ikuti Vaksin Covid-19

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si  saat menerima vaksin kedua di RSUD Yowari, Kamis, (18/3) kemarin. ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Untuk memberi contoh kepada masyarakat mengenai vaksin Covid-19, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si akhirnya menjalani vaksin Covid-19 di RSUD Yowari, Kamis (18/3).

Penerimaan vaksin ini merupakan yang keduanya setelah sebelumnya sudah diberikan vaksin tahap pertama.

“Hari ini saya vaksin yang kedua untuk kategori usia di atas 60 tahun. Pengalaman waktu vaksin pertama, saya langsung bekerja. Saya coba lihat perkembangan dari vaksin itu, tapi tidak ada keluhan sedikitpun. Biasa saja. Hari ini saya lakukan sesuai jadwal mengikuti vaksin yang kedua,” kata Mathius Awoitau usai divaksin, Kamis (18/3).

Sebelumnya orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu sempat menunda terima vaksin karena terkait aturan usia yang sudah 60 tahun. Dimana pada awalnya, usia di atas 60 tahun belum diperbolehkan untuk divaksin. Namun setelah adanya instruksi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk kategori usia 60 tahun ke atas bisa divaksin, mantan ketua KPU Kabupaten Jayapura itu langsung mengikuti program vaksin itu.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura,  usia 18 tahun sampai 59 tahun, maupun di atas 60 tahun, vaksin ini tidak membawa pengaruh apa-apa. Kecuali dia bisa meningkatkan imun dan ketahanan tubuh kita,”katanya.

Dia mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura untuk mengikuti program vaksin Covid-19 itu sebagai upaya mempercepat pemulihan Covid- 19 di Kabupaten Jayapura. Oleh karena itu, masyarakat juga diminta supaya tidak mendengar berita-berita hoax atau bohong yang saat ini tersebar di media sosial.

“Karena itu jangan mendengar berita berita yang tidak benar di berbagai media sosial. Di mana mereka mengatakan bahwa vaksin ini ada pengaruhnya dan macam-macam. Banyak orang di Kabupaten Jayapura sampai hari ini tidak ada yang melaporkan bahwa ada keluhan dari vaksin ini. Sudah ribuan orang sudah mendapatkan vaksin ini,”katanya.

Sekali lagi dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat, mari gunakan kesempatan ini untuk sama-sama mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura maupun di tanah Papua dengan mendukung program pemerintah baik protokol kesehatan maupun vaksinasi yang sementara sedang berlangsung. “Kalau ko sudah vaksin, ko hebat,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang juga sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jayapura khususnya untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah mencapai 70%.

“Kita sudah di atas 70%, kita angap sudah selesai,” kata Khairul Lie ketika dikonfirmasi media ini, Kamis, (18/3) kemarin.

Dia mengatakan, tenaga kesehatan lainnya yang belum mengikuti vaksin itu disebabkan faktor seperti adanya penyakit penyerta atau bawaan (kormobid) sehingga untuk sementara tidak bisa divaksin.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah masuk tahap kedua yaitu kegiatan program vaksin untuk pekerja publik, mulai dari pegawai, TNI/Polri, sopir Angkot, wartawan, guru dan sejumlah kelompok pekerja yang memang berhubungan dengan orang banyak.

Untuk itu, pihaknya meminta dan mengharapkan kesadaran masyarakat mengikuti program vaksin Covid-19 ini. Vaksin Covid-19 ini sangat penting guna mempercepat proses penanganan dan mempercepat pemulihan Covid-19 yang sampai saat ini belum benar-benar bisa diatasi.

“Vaksin ini kan salah satu cara saja sehingga kami berharap kepada masyarakat, siapa saja, kalau gilirannya sudah divaksin datanglah ke tempat vaksin,”pintanya.

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan untuk keluar dari Covid-19 itu, hanya dengan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, salah satunya mengikuti vaksin Covid-19 dan menaati Protokol Kesehatan, (Prokes). (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *