Bupati Harus Berada di Tempat!

KUNKER: Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri dalam kunjungan kerjanya didampingi PJU  Polda Papua ke Kabupaten Asmat pada Senin (15/3). ( FOTO: Humas Polda Papua for cepos)

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius. D. Fakhiri mengingatkan para bupati agar selalu berada di daerahnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mau mendengar keluh kesah yang dialami masyarakat.

“Dengan demikian masyarakat akan merasa terlayani dengan pemimpinnya saat ini,” ucap Kapolda Mathius Fakhiri saat melakukan kunjungan kerja didampingi PJU  Polda Papua di Kabupaten Asmat, Senin (15/3).

Fakhiri berharap seluruh perangkat daerah selalu berada di daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Selaku Kapolda Papua akan mendalami kasus ini secepatnya dan akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dikemudian hari tidak terjadi lagi kasus anarkisme seperti sebelum-sebelumnya,” kata Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga berpesan kepada Kapolres agar lebih banyak melihat pelosok-pelosok di Kabupaten Asmat serta mau mendengar keluh kesah masyarakatnya. Jangan hanya duduk diam di Polres.

“Apabila Kapolres Asmat tidak kooperatif dan tidak aktif mendengar keluh kesah masyarakat, silakan melapor kepada saya dan saya pasti akan mengganti. Saya cari Kapolres yang lain yang mau mendengar dan melayani masyarakat sepenuh hati,” tegas Kapolda.

Ucapan terima kasih disampaikan Kapolda kepada tokoh agama, tokoh masyarakat  dan tokoh adat yang  telah membantu pihak Kepolisian. Termasuk  Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu dalam melaksanakan Pemilukada di Kabupaten Asmat tahun 2020.

Kapolda Fakhiri berharap kehadirannya memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat Kabupaten Asmat. Dengan berakhirnya pesta demokrasi, dirinya berharap masyarakat kembali membangun Kabupaten Asmat dengan hati yang tulus dengan harapan Kota Lumpur menjadi kota yang dihormati dan disegani oleh kota-kota yang lain.

“Berkaitan dengan aksi anarkisme beberapa waktu lalu, kita harus bersama-sama menyesali dan mengevaluasi, untuk memperbaiki diri agar kedepan masyarakat Kabupaten Asmat bisa lebih dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *