PON XX Papua Tetap Dilaksanakan Tahun ini

Stadion Lukas Enembe yang akan menjadi tempat pembukaan dan penutupan PON XX Tahun 2021. Presiden Jokowi tegaskan PON dan Peparnas tetap dilaksanakan tahun ini. ( FOTO: Erik/Cepos)

Stadion Lukas Enembe. Foto: Erik/Cepos

JAYAPURA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menegaskan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tetap dilaksanakan sesuai jadwal pada tanggal 2-15 Oktober tahun 2021 mendatang.
Setelah itu disusul pelaksanaan Peparnas pada tanggal 17-28 November 2021.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/3) siang.
Dalam rapat terbatas tersebut, dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa.
Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam pemaparannya menyampaikan bahwa sebagai tuan rumah Papua telah melakukan persiapan, baik sarana dan prasarana pertandingan maupun persiapan penyelenggaran.
“Saat ini telah dibangun dan disiapkan 37 venue untuk 37 cabang olahraga, baik yang dibangun dengan dana APBN, APBD Provinsi maupun dengan dana APBD Kabupaten. Seluruh venue yagn dibangun dengan dana APBD Provinsi telah selsai dan telah kami resmikan pada bulan Oktober 2020 yang lalu” ungkap Gubernur Lukas Enembe.
PB PON sebagai penyelenggara, lanjut Lukas Enembe, juga terus melakukan persiapan dengan mengacu jadwal pelaksanaan pada bulan Oktober 2021.
“PB PON sebgai penyelenggara per tandingan dan perlombaan saat ini terus melakukan persiapan, baik penyiapan upacara pembukaan dan penutupan. Kedatangan dan kepulangan kontingen, jadwal pertandingan, akomodasi, konsumsi, keamanan, distribusi atlet, official dan Panpel dan seluruh kebutuhan dalam rangka kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan PON XX,” tegas Lukas Enembe dalam Ratas tersebut.
Berkaitan dengan pelaksanaan Peparnas XVI, Gubernur Lukas Enembe juga menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaannya juga terus berlangsung. “Panitia Besar Pekan Paralimpik Nasional XVI telah menjadwalkan upacara pembukaan pada 17 November dan upacara penutupan tanggal 28 Nopember 2021. Cabor yang dipertandingkan sebanyak 12 Cabor,” kata Lukas Enembe.
Presiden Jokowi melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan, setelah mendengar kesiapan Papua sebagai tuan rumah yang disampaikan langsung oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, sehingga Presiden Jokowi pun menegaskan bahwa pelaksanaan PON XX 2021 tetap akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021.
Menurut Menpora Zainudin Amali, PON XX Papua pernah tertunda akibat pandemi Covid-19 yang melanda tanah air awal tahun 2020. Hingga Presiden Jokowi pun menunda PON XX dari tahun 2020 menjadi tahun 2021. Namun Menpora memastikan bahwa PON XX dan Peparnas XVI Papua tak lagi akan ditunda.
“Dalam rapat terbatas yang dihadiri langsung oleh Gubernur Lukas Enembe, beliau menyampaikan bahwa pada prinsipnya semuanya sudah siap, dan kami juga melaporkan bahwa pelaksanaan PON XX itu pada tangal 2 – 15 Oktober 2021,” ungkap Menpora Zainudin dalam keterangan pers yang diterima oleh Cenderawasih Pos.
“Dan arahan Bapak Presiden (Jokowi) karena ini sudah siap, dan kita akan laksanakan (PON) tahun 2021 ini, tidak ada penundaan, karena kita sempat tunda tahun 2020 lalu,” sambung Menpora Zainudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa menambahkan, bahwa pemerintah Papua dan pemerintah pusat telah sepakat agar PON XX 2021 tetap dilaksanakan pada bulan Oktober 2021.
Menurut Alex sapaan akrabnya, pada prinsipnya Pemerintah Papua sudah sangat siap untuk menyambut pesta olahraga terbesar tanah air itu.
“Untuk format pelaksanaanya ada tiga format, apakah tanpa penonton, penonton dibatasi atau tetap dilaksanakan dengan format nolmal. Kita akan lihat perkembangan Covid-19 kedepan seperti apa,” pungkas Alex. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *