Jangan Takut Vaksin Habis

dr. Aaron Rumainum, M.Kes ( FOTO:Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Permintaan vaksinasi mulai meningkat, hal tersebut pastinya akan berdampak pada ke kawatiran kehabisan stok vaksin di Papua, namun hal tersebut tidak menjadi kendala.

dr. Aaron Rumainum, M.Kes., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, mengatakan buffer stok vaksin rata-rata sudah menipis, karena pihaknya prioritaskan menyalurkan vaksin kedaerah-daerah yang kasusnya paling tinggi, termasuk juga untuk Kota Jayapura.

“Kami sekarang memang sedang kekurangan vaksin, tapi kami juga sudah memberitahukan hal ini kepada Kementrian Kesehatan, kalau tidak ada vaksin kami duduk manis,” katanya kepada Cennderawasih Pos, Sabtu (13/3) kemarin.

Diakuinya, stok vaksin sementara hanya tersisa untuk 570 saja, yang diprediksikan 16 Maret 2021 stok vaksin habis baik untuk dosis 1 dan 2.

“Jangan takut vaksin habis, jika vaksin habis itu urusan Kemenkes, akan tetapi jika vaksin masih tersisa artinya cakupan rendah hal ini sangat merugikan Pemprov Papua,” terangnya.

Lanjutnya, untuk Jayapura buffer stok habis 16 Maret 2021, sementara untuk daerah lainnya juga prediksi dalam minggu depan.

Sementara bagi mereka yang menunggu vaksin dosis 2, yang jatuh tempo periode 22-27 Maret 2020, pihaknya himbau untuk tidak perlu khawatir.

“Ciptakan sejarah dulu, vaksin Covid 19 habis di Papua, urusan penambahan stok vaksin sendiri merupakan urusan Kementrian Kesehatan,” pungkasnya. (ana/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *