Siapkan Data Guru yang Bakal Divaksin Covid-19

Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Pengurus PGRI Kabupaten Merauke saat melakukan pertemuan terkait penyiapan data dalam rangka vaksinasi Covid-19 di SMA YPK Merauke, Jumat (12/3). (FOTO:Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dalam rangka menyiapkan data guru untuk menjalani vaksinasi Covid-19, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Thiasoni Betaubun, S.Sos, MM, M.Pd, plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Nevile Kesehatan Kabupaten Merauke dr Neville Muskita dan Ketua PGRI Kabupaten Merauke melakukan pertemuan di SMA YPK Merauke, Jumat (12/3).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Thiasoni menjelaskan bahwa jumlah guru yang sudah terdata di PGRI Kabupaten Merauke sebanyak 600 orang. Namun untuk jumlah guru di dalam Kota Merauke mulai dari TK, SD, SMP dan SMA-SMK baik swasta maupun negeri termasuk honorer sebanyak 1.300 orang. “Ini yang perlu kita data baik,” kata Thiasoni.
Selain itu, lanjut dia, bagi guru yang karena ada penyakit bawaan dan tidak bisa divaksin untuk segera melapor agar dikeluarkan dari data yang ada. ‘’Termasuk untuk guru yang sedang hamil atau menyusui atau ada yang memprogramkan untuk hamil untuk melaporkan sehingga nantinya tidak dimasukan dalam data dulu,’’ jelasnya.
Thiasoni menjelaskan bahwa vaksinasi bagi guru ini wajib dilakukan karena berhadapan langsung dengan siswa atau anak didik. Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita menjelaskan bahwa untuk vaksinasi guru di Merauke diharapkan bisa secepatnya dilakukan. “Kami masih menunggu data lengkap. Kalau sudah ada, maka minggu depan vaksinasi sudah bisa dilakukan,” jelasnya.
Vaksinasi ini sendiri lanjut Nevile akan dilakukan di beberapa titik sekolah yang memiliki jaringan internet yang cukup bagus. “Sementara tenaga guru yang ada di bawah YPPK nanti vaksinasinya di pusatkan di Rumah Sakit Bunda Pengharapan,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *