Lansia Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Para Lanjut Usia (Lansia) saat mengikuti vaksinasi di RSUD Merauke. Namun sebelum menjalani vaksinasi terlebih dahulu mereka discreening terlebih dahulu apakah memenuhi syarat atau tidak. Jika tekanan darah tinggi atau rendah, harus ditunda. Lalu jika ada gula darah, TBC, HIV juga tidak bisa divaksinasi atau sedang hamil dan menyusui. (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE – Ratuan warga Merauke yang sudah lanjut usia (Lansia) mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di RSUD Merauke, Jumat (12/3). Para lansia ini secara antusias mau menjalani vaksinasi Covid-19. Vasinasi Covid-19 untuk lansia di RSUD Merauke tersebut dilakukan bersama dengan karyawan dari Bank Mandiri yang berjumlah 90-an orang dan BPJS sebanyak 40-an orang.
Ketua Vasinator RSUD Merauke Maria Evalina Maturbong, S. Kepners ditemui disela-sela vaksinasi tersebut mengungkapkan mengaku jika warga lanjut usia tersebut cukup antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. “Kita umumkan lewat RRI Merauke bagi warga lanjut usia untuk daftar untuk dilakukan vaksinasi. Dan ternyata cukup antusias mengikuti vaksinasi,’’ terangnya.
Karena banyaknya lanjut usia yang mau vaksinasi tersebut, Maria Maturbong menjelaskan bahwa jika tidak selesai di hari Jumat kemarin, maka akan dilanjutkan di hari Senin mendatang. “Kalau hari ini belum selesai maka dilanjutkan Senin,’’ jelasnya.
Sebab, selain Lasia juga vaksinasi dilakukan untuk karyawan Bank Mandiri dan BPJS Kesehatan. ‘’Tapi kita dahulukan lansia. Setelah itu baru karyawan Bank Mandiri dan BPJS,’’ katanya.
Dijelaskan, bahwa semua Lansia tersebut wajib untuk dilakukan vaksinasi bagi mereka yang memenuhi syarat. Karena Lansia sangat rentan Covid-19. ‘’Karena imun tubuh mereka sudah menurun, sehingga wajib untuk divaksinasi,’’ terangnya.
Lansia disini tambah Maria Maturbong adalah warga yang sudah berumur di atas 60 tahun. Selain vaksinasi yang dipusatkan di RSUD Merauke tersebut, vaksinasi juga dilaksanakan di Aula Kanol Sai RRI Merauke dengan sasaran karyawan perbankan, RRI dan wartawan. Hanya saja belum semua wartawan bersedia jalani vaksinasi dengan sejumlah alasan tertentu. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *