Pemda dan Dealer Harus Bantu Berikan Subsidi

Kepala BI Papua Naek Tigor Sinaga bersama pejabat dilingkungan BI Papua saat melakukan pertemuan bersama wartawan baru-baru ini. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Untuk Pembiayaan Properti dan Kendaraan

JAYAPURA-Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga mengungkapkan, Bank Indonesia telah melonggarkan rasio Loan To Value atau Financing To Value (LTV/ FTV), dimana masyarakat/ konsumen bisa mendapatkan kredit pemilikan rumah (properti) dengan Down Payment (DP) 0 % dan pemberian subsidi 0 persen bagi pembelian mobil dengan menghapus PPmBM.

Untuk itu, penerapan LTV/FTV ini juga harus didukung masing-masing pemerintah daerah setempat dan para dealer mobil, supaya bisa tambah meringankan biaya yang dikeluarkan konsumen, dengan demikian, perekonomian bisa tetap meningkat.

“Kami berharap kepada semua Pemda maupun dealer bisa mendukung program BI dalam memberikan relaksasi melalui penerapan LTV/ FTV dalam pembelian mobil dan pembiayaan properti,  supaya konsumen lebih terbantu lagi tidak hanya dari relaksasi yang diberikan BI tapi dari pemerintah daerah dan dealer juga perlu,’’ungkapnya.

Dicontohkan, Pemda juga bisa membantu dalam meringankan para developer dalam membangun rumah dengan mengurangi Tarif Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang ada dimasing-masing dinas pemerintah daerah. Dibantu menurunkan pajak reklame pemasangan promosi iklan properti yang ada di jalan, termasuk pemerintah bisa membantu dealer dalam menurunkan pajak dari Tanda Nomor Kendaraan Bermotor(TNBK), dan ini bisa membuat masyarakat/ konsumen lebih terbantu dalam pembelian mobil di dealer dan pembiayaan rumah.

Pasalnya, adanya wabah Covid-19 menghambat perekonomian di seluruh Indonesia dan pemerintah tetap berharap masyarakat yang masih memiliki keuangan bagus bisa memanfaatkan kesempatan ini.

“Kita harap komponen pemberian relaksasi tidak hanya dari pemerintah pusat saja melalui BI dan Menteri Keuangan, tapi setiap pemerintah daerah maupun pengusaha dealer mobil juga bisa, dengan demikian keuntungan yang didapatkan masyarakat bisa banyak agar bisa membantu tetap ada pembiayaan perumahan, pembelian mobil walaupun di tengah pandemi Covid-19,’’ujarnya.

Diakui, keputusan pemerintah memberikan relaksasi untuk pembiayaan properti dan penghapusan PPNBM pembelian kendaraan mobil tertentu, semata-mata ini tetap meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Seperti diketahui jika usaha perumahan dan kendaraan ini masih jalan bagus maka efek di depan dan belakangnya ini banyak, karena bicara soal perumahan tentu bicara soal permintaan bahan material bangunan, tenaga kerja dan lainnya, termasuk mobil pasti ada pembelian sparepart, tenaga pembuat mobil dan lainnya.

  Sementera itu, Supervisor PT Hasjrat Abadi Jayapura selaku dealer resmi mobil Toyota di Jayapura mengaku, sangat mendukung kebijakan  pemerintah pusat, dengan memberikan subsidi penghapusan PPnBM untuk pembelian kendaraan tertentu, karena sangat membantu konsumen dalam memiliki kendaraan.

Contohnya saja untuk di dealernya pemberian subsidi dalam membeli mobil Toyota bisa dari Rp 15-20 juta tentu ini sangat besar sekali dan adanya dealer juga bisa menurunkan harga mobil. Tentu ini kebijakan langsung dari pimpinan pusat dan dari daerah tingga mengikuti.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *