Uncen dan Pemprov Diminta Selesaikan Pembangunan RSP Mangkrak

Dampak pembangunan gedung Rumah Sakit pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih yang mangkrak di wilayah Abepura belakang fakultas kedokteran Uncen, Kamis, (11/3). Foto: Noel/cepos

Rektor: Sedang Dalam Pengerjaan, Dipengaruhi Beberapa Faktor

JAYAPURA – Dewan Adat Papua, (DAP) turut  menaruh perhatian pada kelangsungan pengembangan SDM Papua. Salah satunya pembangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan (RSP) di Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih yang dinilai mangkrak dengan memakan waktu lama akan menghambat perkembangan sumber daya manusia kedokteran dan tempat praktek yang layak sehingga pembangunan tersebut harus menjadi perhatian serius.

“Pembangunan rumah sakit Fakultas Kedokteran Uncen yang masih mangkrak diharapkan agar Uncen dapat mengklarifikasi Dikti serta pihak terkait lainnya,” Katanya Pos Sekertaris Dewan Adat (DAP) John Gobai Kepada Cenderawasih Pos, Kamis, (11/3).

Dia mengatakan ada sejumlah perkumpulan di beberapa daerah di kabupaten kota yang membutuhkan tenaga dokter dengan pengalaman yang mumpuni keadilan gedung ini tentu akan memberikan manfaat lebih bagi tenaga perawat yang berada di fakultas kedokteran uncen maka harus diutamakan.

“Mengingat Papua memerlukan tenaga dokter dan mahasiswa kedokteran memerlukan tempat praktek dan juga seperti perguruan tinggi yang mempunyai fakultas kedokteran mempunya rumah sakit maka Uncen juga harus punya rumah sakit,” Katanya.

Uncen harus segera mendesak pembangunan proyek tersebut jangan mangkrak berlamaan.

“Karena itu saya mendesak agar proyek ini harus dilanjutkan jangan dibiarkan mangkrak terlalu lama,” Katanya.

Terkait hal ini juga ia meminta ada peran pemerintah provinsi untuk mendesak adanya percepatan pembangunan bangunan untuk fakultas kedokteran tersebut karena kebutuhan dokter di Papua sangat dibutuhkan dengan tempat praktek yang layak dan memenuhi standar.

“Pemerintah pusat dan Pemprov Papua diharapkan agar lanjutkan membangun rumah sakit Fakultas Kedokteran Uncen,” Kata Gobay.

Menanggapi hal ini di tempat terpisah Rektor Universitas Cendrawasih, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T mengatakan
Rumah sakit pendidikan (RSP) uncen saat ini berstatus KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan) atau biasa disebut juga sebagai bangunan yang mangkrak.

“Bangunan yang mangkrak biasanya terjadi karena beberapa hal, antara lain, Pertama karena pelaksanaan proyek pembangunan tersebut ditetapkan dan dilaksanakan sebagai proyek tahun jamak (multi years), tapi tidak dianggarkan pada tahun berikutnya, sehingga proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan dan menjadi mangkrak, Kedua, bisa juga karena lelang proyek dilakukan pada pertengahan tahun sehingga pelaksanaannya baru dilaksanakan pada akhir tahun, dan mengakibatkan proyek tidak selesai karena pada akhir tahun, anggaran pembangunan dikembalikan ke kas negara atau menjadi SILPA (sisa lebih penggunaan anggaran), tapi tidak dianggarkan kelanjutannya pada tahun berikutnya,” Kata Rektor.

Lanjutnya, kenapa tidak dianggarkan lagi pada tahun berikutnya? Hal ini bisa terjadi karena berbagai Faktor, misalnya ada bencana alam, sehingga anggaran dialihkan untuk penanggulangan bencana, atau untuk kegiatan lain yang lebih mendesak, sehingga konstruksi bangunan menjadi mangkrak.

Selain itu, bangunan mangkrak bisa juga terjadi karena pergantian pejabat pemerintahan yang juga merubah fokus dan lokus serta prioritas pembangunan berdasarkan visi dan misi pejabat yang baru, sehingga proyek pembangunan yang lama bisa tidak dilanjutkan lagi dan menjadi mangkrak, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *