Tiga Bupati Di Meepago Temui PLN Bahas Pelayanan Listrik 24 Jam

Bampaknya Bupati Paniai Meki Nawipa dan Bupati Deiyai Ateng Edowai Fokus saat bertemu GM PLN UP3 Nabire Guna memperjuangkan kebutuhan listrik untuk masyarakat daerah mereka masing – masing, Di Nabire. kamis, (11/3). Humas for cepos

JAYAPURA – Temui General Manager (GM) PT PLN (Persero) UP3 Nabire Kabupaten Paniai, Deiyai dan Dogiyai. Pasalnya Bupati Paniai Meki Nawipa dan Bupati Deiyai Ateng Edowai Fokus memperjuangkan kebutuhan listrik untuk masyarakat daerah mereka masing – masing.

Bermula dari Bupati Paniai Meki Nawipa belum lama ini menemui Komisi VI DPR RI dan Direktur PT. PLN wilayah Indonesia Timur di Jakarta.

Bupati Deiyai Ateng Edowai mengatakan, pihaknya telah menyepakati Deiyai menjadi sentral listrik untuk dua kabupaten tetangganya, yakni Dogiyai dan Paniai.

“Dipusatkan di Deiyai untuk tiga kabupaten, kami atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan aspirasi kepada PLN UP3 karena sedang mengerjakan untuk lampu nyala 24 jam,” ujar Bupati Deiyai Ateng Edowai di Nabire melalui rilis yang di terimah Cenderawasih Pos, Kamis, (11/3).

Ia mengatakan, kebutuhan akan energi listrik semakin hari semakin meningkat. Sementara itu ketersediaan energi listrik saat ini di tiga kabupaten itu masih sangat terbatas, maka ia berharap kepada pihak PT. PLN agar segera urus lokasi lebih besar di samping kantor PLN Waghete, Deiyai.

“Soal lokasi kami Pemda Deiyai siapkan tetapi kembalikan kepada pihak PT. PLN untuk mereka negosiasi dengan pemilik hak ulayat. Jadi lokasi itu akan disiapkan oleh PLN, kami siapkan yang lain, Saya harap, masyarakat di tiga kabupaten tidak boleh tolak, karena lampu adalah kebutuhan utama manusia,” Katanya.

General Manager (GM) PT. PLN UP3 Nabire, Robert Rumsaur mengatakan,
Sesuai dengan rencana 24 jam menyala PLN di tiga kabupaten Paniai, Deiyai dan Paniai hal pertama yang akan dilakukan pihaknya adalah great system untuk peningkatan jam nyala.

“Untuk progres yang dikerjakan oleh PT PLN Nabire, mesin kami sudah datangkan dari Biak sebanyak dua unit, sekarang sudah ada di Nabire. Sambil menunggu pekerjaan sipil di Deiyai, karena kantor akan dipusatkan di Deiyai, setelah pekerjaan sipil selesai lalu kami mobilisasi dari Nabire ke Deiyai. Untuk siapkan dipasangkan mesinnya,” ujar Rumsaur.

Sesuai kesepakatan, ia mengatakan, pihaknya akan bekerja dalam dua bulan kedepan.

“Jika berjalan lancar dan aman, maka sesuai dengan rencana PLN dengan bantuan dari semua pihak terutama tiga Pemerintah Daerah, kami rencanakan bulan Juni 2021 kami sudah bisa resmikan 24 jam lampu nyala di tiga kabupaten,” kata dia.

Ia mengharapkan kepada ketiga pemerintah agar wajib mensosialisasikan atau mengedukasi kepada masyarakat agar jangan sampai ada hambatan dalam proses pemasangan alat dan pelebaran lokasi.

“Sehingga semua kami kerjakan sesuaikan dengan ketentuan waktunya dan dinikmati oleh masyarakat setempat,” ucapnya.(oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *