BI Papua Menginisiasi Pelaksanaan Vaksinasi Instansi Vertikal

Kepala Perwakilan BI Papua Naek Tigor Sinaga bersama stakeholder lainnya foto bersama dalam menginisiasi pelaksanaan vaksinasi instansi vertikal di Papua, Selasa (9/3). ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Papua) yang didukung oleh Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada pegawai KPw BI Papua beserta perwakilan instansi vertikal di Provinsi Papua.

Kegiatan dihadiri oleh Dr. Robby Kayame selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak,  Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua dan Papua Barat,  Paula Hendri Simatupang selaku Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Papua,  Arridel Mindra selaku Kepala Direktorat Jendral Pajak Wilayah Papua dan Maluku, Burhani A.S., selaku Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Wilayah Provinsi Papua, serta Arif Bintarto Yuwono selaku Kepala Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku.

Dr. Robby Kayame menyampaikan apresiasi kepada KPw BI Papua yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi untuk instansi vertikal di Provinsi Papua.

Robby menambahkan, dengan telah divaksin, bukan berarti masyarakat dapat mengabaikan protokol penyebaran Covid-19.

  Sementara itu  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga menyampaikan mengenai overview perkembangan jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia dan Indonesia, pada tanggal 8 Maret 2021, jumlah kasus positif Covid-19 di seluruh dunia sebesar 117 juta kasus, dengan tingkat kematian sebesar 2,59 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebesar 1,38 juta kasus, dengan tingkat kematian sebesar 37.266 kasus. Secara keseluruhan, jumlah kasus Covid-19 baik di dunia maupun di Indonesia sedang mengalami tren penurunan.

Naek berharap dengan pemberian vaksin, termasuk kepada instansi vertikal, dapat menjadi salah satu tonggak penurunan jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Papua.

Selanjutnya, Naek juga menyampaikan mengenai kondisi perekonomian di Provinsi Papua. Secara keseluruhan, perekonomian Provinsi Papua pada tahun 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 2,32% (yoy), yang didorong terutama oleh sektor tambang, lebih tinggi  dibandingkan ekonomi nasional yang mengalami kontraksi sebesar 2,07%. Namun demikian, apabila tidak mengikutsertakan sektor tambang, maka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua mengalami kontraksi sebesar 3,51%.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih terdapat ruang pertumbuhan bagi perekonomian di Provinsi Papua terutama untuk sektor non-tambang yang diharapkan dapat dicapai seiring dengan perjuangan melawan pandemi Covid-19. (dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *