Mahasiswa Ajak Masyarakat Bantu Pengungsi

Dampak mahasiswa Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura (USTJ) yang tergabung dalam keluarga mahasiswa Katolik saat melakukan aksi sumbangan sukarela dengan turun ke jalan di lampu merah waena, Selasa, (10/3).  (FOTO:Noel/Cepos)

Dengan Membantu Tidak Akan Kekurangan Sepeserpun

JAYAPURA – Sebagai bentuk kepedulian mahasiswa Papua juga mengajak masyarakat untuk saling membantu masyarakat lain yang tertimpa bencana alam dan terkena dampak konflik TPNPB dan TNI, maka mahasiswa Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura, (USTJ) yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) melakukan aksi galang dana di beberapa titik di Kota Jayapura.
Mewakili KMK USTJ Elisabeth Melani mengatakan aksi ini dilakukan untuk membantu masyarakat Papua yang terkena dampak konflik TPNPB versus TNI, tak hanya itu bantuan juga untuk membantu masyarakat Keerom yang terkena dampak bencana alam dan Fiji.
“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat yang ada di Intan Jaya karena mengungsi, korban kemanusiaan Dimana mereka mengungsi di salah satu gereja Katolik di sana, dan di Fiji adalah salah satu gereja Katolik yang tertimpa bencana alam karena banjir, dan untuk di kerom tertimpa banjir,” Katanya.
Dikatakan, dengan memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang ingin membantu saudara-saudara kita, ia menjamin bantuan dari hasil penggalangan dana akan sampai di tempat tujuan.
“Untuk penyaluran bantuan di Kabupaten Intan Jaya akan kami serahkan melalui, Keuskupan Timika nanti semuanya dikumpul ke sana, dan selanjutnya Keuskupan akan menyerahkan ke Intan Jaya, sementara untuk Fiji akan kami serahkan melalui pembina kami, sementara di Kabupaten Keerom kami sendiri yang akan turun dan memberikan bantuan dari hasil sumbangan masyarakat,”katanya.
Ia mengatakan untuk aksi dijalan sendiri pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satgas Covid -19 dan juga aparat keamanan sehingga mendapat izin untuk meminta bantuan sukarela dari masyarakat dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.
“Surat izinnya sudah ada dan harapan kami agar masyarakat Papua, mari kita bersama-sama saling membantu satu sama lain karena mereka saudara kita dan mari kita melihat mereka dari sisi kemanusiaan, dan dengan memberi kita tidak akan kekurangan sepersen pun tetapi kita akan diberkati dengan berkat dan kelimpahan,” Katanya. (oel/wen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *