Banyak Pesaing, Pemasukan Penjual di Holtekamp Turun

Penjual jagung, kacang, buah-buahan di sepanjang Holtekamp, Selasa (9/3)kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Semakin banyaknya penjual jagung, kacang, buah- buahan maupun makanan ringan di sepanjang Jalan Holtekamp, setelah Jembatan Youtefa dan kini ada lagi baru di koya barat setelah RS Ramela Muara Tami, tentu mempengaruhi omzet penjual mereka.
Darni penjual buah-buahan, jagung, kacang dan sayur di Jalan Holtekamp mengaku saat pemasukan cukup menurun jika dibanding sebelum ada banyak penjual yang buka.
Malahan karena saking banyaknya penjual, tempat jualan yang sudah dibangun malah ada yang ditutup.
“Memang pemasukan sekarang sudah mulai berkurang, akibat di sepanjang Jalan Holtekamp banyak penjual yang jualannya sama yakni jagung, kacang, buah- buahan dan lainnya. Ada juga di Pantai Hamadi, Koya Barat setelah RS Ramela Muara Tami, Pasar Kaget Koya Barat dan Kampung Pisang, sehingga sangat berpengaruh terhadap pemasukan para pedagang di sini,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/3).
Walaupun demikian, ia tetap berjualan karena rejeki sudah ada yang ngatur. Ia hanya andalkan pembeli dari kota maupun Keerom yang lewat di di Jalan Holtekamp.
Hal senada juga dikatakan, Ribka penjual jagung, kacang dan buah-buahan di sepanjang Jalan Holtekamp.
Ia mengaku banyaknya penjual jagung, kacang dan buah- buahan di sepanjang jalan Holtekamp maupun Koya cukup mempengaruhi pemasukan. Namun ia tetap bersyukur selama ini pemasukan masih baik walaupun tidak seperti dulu sebelum banyak penjual.
Diakuinya, pemasukan paling banyak saat hari Sabtu, Minggu dan tanggal merah karena banyak orang datang ke pantai atau orang dari Kabupaten Keerom turun ke Kota Jayapura, sehingga pada saar pulang atau pergiada yang singgah membeli jagung, kacang rebus dan lainnya. (dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *