Dana Hibah Tranportasi Rp 9,660 M Dikembalikan, Kasus Tetap Berjalan

Kajati Papua, Nikolaus Kondomo didampingi Aspidsus Kejati Papua Alexander Sinuraya menyerahkan pengembalian uang negara sebesar Rp 9,660 miliar kepada Bank BNI di kantor Kejati Papua, Rabu (10/3). (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menyelamatkan uang negara sebesar Rp 9,660 M. Uang tersebut merupakan dugaan kasus korupsi dana hibah transportasi di Kabupaten Waropen anggaran tahun 2016 dan 2017.
Pengembalian uang negara sebesar Rp 9,660 M diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nikolaus Kondomo kepada Bank BNI yang disaksikan langsung Aspidsus Kejaksaan Tinggi Papua Alexander Sinuraya di Kantor Kejati, Rabu (10/3)
“Uang tersebut dikembalikan oleh perusahaan transportasi yang menerima dana hibah. Dimana pada 19 februari tahun 2021 PT. PGP telah mengembalikan kerugian negara yang telah dihitung oleh penyidik. Dalam perkara tersebut, terdapat kerugian negara sebesar Rp 9,660 M,” papar Kajati kepada wartawan.
Lanjutnya, kendati uang kerugian negara sudah dikembalikan. Namun kasus tersebut tetap berjalan sesuai dengan perhitungan para penyidik. (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *