Ada Sayang Ada, Kini Jadi Ado Sayang

Sejumlah Miras yang diamankan aparat dari Polsek Jayapura Selatan. Penjualan  miras ini dilakukan diam-diam dengan kode khusus "ada sayang..ada"

Dua pemuda berinsial Ha dan MT saat diamankan di Polsek Jayapura Selatan pada Selasa (9/3) malam. Dari tangan keduanya Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti botol minuman keras..

JAYAPURA – Polsek Jayapura Selatan bertindak cepat merespon pemberitaan di media Cenderawasih Pos terkait fenomena penjualan minuman keras dengan kode “ada sayang, ada”. Alhasil pada Selasa (9/3) malam kemarin mereka berhasil menggulung 2 pemuda berinisial Ha dan TM. Keduanya diringkus beserta barang bukti sejumlah minuman keras siap jual.

Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Yosias Pugu menyampaikan upaya ini tidak berhenti begitu saja mengingat para pelaku lain dipastikan masih ada yang beroperasi dan akan mengulang perbuatannya. “Kami buktikan bahwa informasi yang disampaikan media benar dan kami cek dan mengamankan dua pemuda,” jelas Yosias Pugu, Rabu (10/3).

Dari operasi yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Charles Samakori bersama tim opsnal ini Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 Botol Jenever, 6 Botol Whiskey Robinson (Wiro), 3 Botol Anggur Merah, 12 Botol Beer Bintang, 3 Botol Vodka dan 6 Kaleng Beer Bintang Ukuran Jumbo dari pelaku Ha sedangkan barang bukti dari TM diperoleh 24 Kaleng Beer Bintang ukuran sedang, 6 Botol Whisky Robinson (Wiro), 5 Botol Vodka, 4 Botol Anggur Merah, 2 Botol Jenever dan 2 Botol Mensen House. “Jadi sebelumnya mereka bisa mengatakan ada sayang ada tapi sekarang mereka mungkin akan mengatakan, ado sayang,” ujar Kapolsek.

Disini dibenarkan bahwa pelaku beroperasi pada jam – jam kecil disaat pertokoan semua sudah tutup dan yang dilakukan hanyalah berdiri di pinggir jalan sambil meneriakkan kode ada sayang tadi. “Yang jelas tetap kami dalami sebab kadang mereka kucing – kucingan kalau berjualan,” tutup Yosias Pugu. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *