Masih Banyak PR yang Perlu Dituntaskan

Ketua Klasis GKI Portnumbay Pdt. Hein Carlos Mano, S.Th., M.Si., saat memimpin doa syukur lintas agama dalam rangka perayaan HUT Kota Jayapura ke-111 di kantor Wali Kota Jayapura, Senin (8/3). (FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

Doa Syukur Lintas Agama Warnai Perayaan HUT Kota Jayapura ke-111

JAYAPURA- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kota Jayapura menjadi momentum Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dan Wakil Wali Kota Ir. Rustan Saru, MM., untuk  menyelesaikan banyak pekerjaan rumah.

Hal ini disampaikan sendiri Wali Kota Benhur Tomi Mano atau BTM usai acara peringatan HUT ke-111 Kota Jayapura di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (8/3) kemarin.

Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Di antaranya yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik bagi masyarakat.

“Ada banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Yakni apa yang telah digariskan di visi-misi dan program besar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik. Untuk kita kita fokus pada pekerjaan fisik yang belum kita laksanakan,” ungkap BTM menjawab Cenderawasih Pos, Senin (8/3) kemarin.

Oleh karena itu, BTM menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM., akan menuntaskan semua pekerjaan rumah yang masih tersisa.

“Kita akan tuntaskan di sisa masa kepemimpinan saya dalam satu setengah tahun ini. Termasuk juga, kita akan terus melakukan penanganan Covid 19 di wilayah Kota Jayapura, yakni dengan melakukan program vaksinasi bagi masyarakat pada umumnya,” jelasnya.

“Januari – Februari telah dimulai dengan vaksinasi khusus tenaga kesehatan. Sementara Maret – April ini untuk TNI, Polri, pelayan publik, serta lansia, sampai pada akhirnya vaksinasi bagi masyarakat pada umumnya,” sambungnya.

Wali Kota BTM meminta seluruh jajarannya di Pemerintah Kota Jayapura, mulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat melayani warga kota dengan excellent (sangat baik).

“Mari kita kerja lebih excellent dalam melayani masyarakat di Kota Jayapura. Dalam hal ini melayani dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, masyarakat merasa bahwa pemerintah itu ada untuk melayani mereka,” tegasnya.

Diketahui, tak seperti di tahun-tahun sebelumnya, di tengah pandemi Covid 19 di tahun ini, Pemerintah Kota Jayapura merayakan hari jadi ke-111 Kota Jayapura secara sederhana, dengan membatasi jumlah undangan, serta penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Saya memang minta agar HUT ke-111 Kota Jayapura di tengah pandemi ini tidak dilakukan secara meriah. Yang biasanya dirayakan dengan kegiatan olahraga hingga malam hiburan bagi rakyat, itu kita tiadakan,” terangnya.

Pasalnya, BTM melihat warga kota yang meninggal karena Covid-19. Mulai dari orang tua yang kehilangan anaknya, hingga anak yang kehilangan orang tuanya, serta tidak sedikit dari tenaga kesehatan yang juga terpapar Covid-19.

“Oleh sebab itu, dalam suasana Covid-19, kita merayakannya dengan doa syukur lintas agama oleh 5 agama besar di Kota Jayapura. Kita laksanakan ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *