Usai Harmonisasi Langsung Tancap ke Papua Barat

Thomas Sondegau ( FOTO: Gamel/cepos)

JAYAPURA – Lama tak terdengar kabarnya, Pansus Otsus mulai merampungkan hajatannya. Yang terakhir adalah presentase kepada 56 anggota DPR Papua plus pimpinan sebelum  bertolak ke Papua Barat untuk melakukan sinkronisasi karena sama – sama menerapkan UU Otsus nomor 21 tahun 2001.

“Untuk Pansus Otsus kami sudah merampungkan semuanya dan tinggal mengharmonisasi. Besok tanggal 8 Maret ada rapat dengan sesama anggota Pansus dan tanggal 9 Maret kami lakukan presentase untuk semua anggota DPR  dan ketua DPR. Setelah itu karena hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Majelis Rakyat Papua sudah kami terima maka tidak akan lama, kami akan langsung ke Papua Barat,” beber Ketua Pansus Otsus DPR Papua, Thomas Sondegau saat ditemui di Holtekamp, Sabtu (7/3).

Ia menyampaikan DPRP dan MRP akan sama – sama ke Papua Barat untuk me-list mana yang akan didorong ke pemerintah pusat. “Kami akan dorong hasil kajian dan kami minta pertimbangkan,” bebernya.  Pansus Otsus mencatat saat ini hanya 2 pasal yang dibahas yaitu pasal 34 huruf E tentang Dana Alokasi Umum (DAU) yang sebelumnya hanya 2 persen kini naik menjadi 2,25 persen dan pasal 76 UU 21 tentang pemekaran. Thomas berpendapat bahwa jika berbicara evaluasi maka jangan hanya melihat dua pasal tersebut tetapi sebisa mungkin semua pasal dilakukan kajian.

“Kami hanya meminta kewenangan sebab ada 5 hal yang tak boleh diintervensi pemerintah provinsi yaitu keuangan,  keamanan, persoalan luar negeri, agama dan moneter. Yang  lain boleh dan kami minta di Papua dan Papua Barat jangan banyak undang – undang, jangan lagi pakai undang – undang nomor 23 tahun 2014 sebab selama ini yang tidak akan konek. Provinsi pakai undang – undang 21 tahun 2001 namun kabupaten kota menggunakan undang – undang nomor 23 tahun 2014,” singgungnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *