Kejarlah Mimpi Karena Dunia Mencintai Orang yang Bekerja Keras Mewujudkan Mimpinya

S.Olvah Alhamid saat berpose menggunakan busana khas Papua yang menjadi juara 1 pada ajang Miss Eco Universe 2016. (Foto kanan) Salah satu penampilan S.Olvah Alhamid saat mengikuti ajang New York Fashion Week 2019. ( FOTO: Olvah Alhamid for Cepos)

S.Olvah Alhamid, Perempuan Papua Pertama yang  Mengikuti Ajang New York Fashion Week

Olvah Alhamid, siapa yang tidak mengenal, finalis Putri Indonesia 2015, yang terus merangkak naik karirnya. Bagaimana kiprah dia selama ini apa yang membuatnya bisa mewujudkan mimpinya, Apa yang dilakukannya?

Laporan: Yohana

Jangan takut bermimpi, jangan takut mengucapkan hal-hal yang baik, jangan berhenti berdoa, jangan berhenti berusaha, teruslah bekerja keras memburu mimpi. Itulah semboyan yang diungkapkan S. Olvah Alhamid mantan finalis putri Indonesia 2015 kepada Cenderawasih Pos.

Ya, sederet prestasi telah digenggamnya dan melanglangbuana ke sejumlah negara dengan “memperkenalkan pesona perempuan Papua” dalam dirinya.  Olvah Alhamid merupakan perempuan asli Papua peranakan Fakfak-Sarmi sejak kecil sudah melirik dunia fashion sebagai jalan hidupnya.

Dia serius dengan apa yang dikerjakannya, mengikuti ajang kecantikan Indopnesia yakni Putri Indonesia 2015,  mewakili Indonesia dalam ajang Miss Eco Universe 2016 di Mesir, hingga menjajal ajang New York Fashion Week di Amerika Serikat pada 2019.

New York Fashion Week sendiri merupakan ajang fashion dunia,  yang selalu didambakan setiap model-model, peragawati untuk berjalan di pusat mode dunia itu.

Kepada Cenderawasih Pos, Olvah mengungkapkan ketika mengikuti ajang Miss Eco Universe dia menjadi juara dengan kostum yang ditampilkannya saat itu merupakan karakter ristik dari Papua, dengan memadukan beberapa ciri khas unggulan di Papua, yakni Honai yang dijadikan sebagai tutup kepala, kemudian anggrek hitam sebagai kalung, tifa, dan kostum menyerupai burung Cenderawasih.Tak berhenti disitu, Olvah juga sempat menjadi cover majalah di Paris, Prancis .

Apa yang telah diraihnya tentunya bukan hanya duduk bersantai, berpangku tangan tanpa usaha, tapi Olvah pun mengaku membutuhkan tekad, kerja keras dan doa serta motivasi diri yang selalu diungkapkannya yakni. “Terulah bermimpi, mimpi itu mungkin saja terjadi, dalam setiap ucapan, berkatalah dengan baik, karena kita tidak tahu, kata-kata mana atau impian mana yang akan Tuhan kabulkan,”katanya.

“Awalnya saya tidak pernah berpikir untuk bisa mengikuti ajang Putri Indonesia, namun karena banyak dukungan dan motivasi dari keluarga, kerabat, teman dan sebagainya, membuat saya ikut ajang Putri Indonesia ditahun 2015,” kata Olvah saat diwawancarai Cenderawasih Pos, Rabu (2/3) lalu.

Wanita yang kesibukanya selain menata karir didunia modeling, menyanyi, ia juga suka berbagai pengalaman bagi kaum muda dan mereka yang sedang mengejar impiannya, hampir setiap bulannya olvah, disibukan dengan mengujungi beberapa daerah di Indonesia, bahkan sampai ke kabpaten-kabupaten di Papua untuk berbagi pengalaman dan meri motivasi bagi kaum milenial.

Waktu duduk di bangku SMA, ia sempat mengikuti pemilihan model 2 kali, hal ini dilakukannya karena hobi, dan bakat tersebut “dicium” orang tuanya untuk mensuport hobi Olvah tersebut.

“Syarat ibu saya, ya harus menyelesaikan S1 terlebih dahulu, nah dengan persyaratan tersebut saya kuliah di Universitas Indonesia jurusan Double Degree. selama 2 tahun dan 2 tahun berikutnya saya melanjutkan kuliah di Rijksuniversiteit Groningngen Belanda,” terangnya.

Setelah 6 tahun di Belanda, Olvah pulang dan mengikuti Pemilihan Putri Indonesia tahun 2015, dan dari situlah karir Olvah mulai dikenal banyak orang dengan beberapa juara yang diraih sampai mewakili Indonesia ke Mesir dan selanjutnya menjadi model di New York Fashion Week.

“Saya berpesan kepada siapa pun yang membaca harian Cenderawasih Pos, bahwa mimpi itu mungkin, kita harus selalu mengucapkan hal yang baik-baik karena kita tidak tahu kata-kata kita yang mana yang akan dikabulkan oleh Tuhan,” jelasnya.

Dirinya juga mengakui bahwa, sebelum semua yang terjadi dalam hidupnya, awalnya Olvah selalu mengatakan bahwa dirinya ingin tinggal di Amerika dan ternyata Tuhan mengabulkan hal tersebut.

“Kita boleh bercanda, tetap bercanda yang positif karena kata-kata yang keluar dari mulut kita adalah doa, selain itu bermimpilah setinggi mungkin karena mimpi itu gratis, bermimpilah karena dunia mencintai orang-orang yang keras kepala mengejar mimpinya,” ungkapnya.

“Berdoa, terus berusaha dan bermimpi, ketika kita menginginkan sesuatu dengan sunguh-sunguh dunia pasti membantu kita dan Tuhan pasti membuka jalan bagi kita,” tutup Olvah ramah. (*/wen)

siapa sangka, wanita ini memiliki impian yang sangat besar, dan hampir dari semua impian dan kata-kata yang pernah diucapkannya menjadi kenyataan. Entah berutung atau sebuah kebetulan.

, intinya Tuhan selalu memberikan kesempatan bagi mereka yang sungu-sunguh serta dunia pasti membantu merka yang keras kepala mengejar impiannya.

dari pengalaman singkat yang diceritakan Olvah Alhamid, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kita, jangan takut bermimpi, jangan takut mengucapkan hal-hal yang baik, jangan berhenti berdoa dan berusaha karena kita tidak tahu kapan Tuhan akan mengabulkan impian kita.(ana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *