2021, UT Berusaha Penjualan Alat Berat Meningkat

Rimba Kusumadilaga ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Penjualan alat berat khususnya di PT. United Tractors (UT) Branch Jayapura di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu sangat terasa dan mengalami penurunan jika dibanding tahun-tahun sebelumnya.

   Branch Operational Head UT Jayapura Rimba Kusumadilaga mengungkapkan, pada saat tahun 2020 awal pihaknya sangat optimis kondisi perekonomian akan baik, karena dilihat tahun-tahun sebelumnya ada Pemilukada sehingga tahun 2020 perekonomian di Papua diprediksi membaik. Tapi ternyata pada bulan Maret 2020 ada wabah Corona dan membuat penjualan alat berat menurun. Ini dirasakan hampir merata di semua perusahaan UT maupun  anak perusahaanya sampai akhir tahun 2020.

  “Saya harap kondisi bisnis di tahun 2021 bisa kembali melejit. Kita bisa lihat di beberapa sektor yang kita rasakan pun masih masa transisi, sehingga dari sisi penjualan kita masih bisa melihat atas beberapa paket pekerjaan di sektor agro dan loging yang membaik. Cuma reborn mungkin belum bisa menyamai dengan tahun-tahun sebelumnya waktu tidak ada Covid-19,’’ungkapnya, Rabu (3/3) lalu.

Diakui, untuk pencapaian penjualan tahun 2020 akibat adanya Covid-19 hanya bisa capai 60-70 persen memang sangat terasa sekali dan target penjualan 2021 secara target melihat kondisi aktual di lapangan yang pasti realistis.

  Sementara itu, UT Jayapura selain mencari profit, juga tetap memiliki program CSR. Pada saat ada wabah Covid-19, pihaknya telah membantu pemerintah melalui rumah sakit Dok II Jayapura untuk memberikan APD, membantu warga yang terdampak Covid-19 di Kelurahan maupun RT/ RW sekitaran Kantor UT Jayapura dan CSR yang dilakukan ini serentak dijalankan di seluruh Indonesia.

Selain itu pemberian CSR juga dilakukan UT Jayapura dibidang Pendidikan, lingkungan dan lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *