Klaster Keluarga yang Perlu Diwaspadai

dr Ni Nyoman Sri Antari ( FOTO: DOK/Cepos)

JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari menyampaikan bahwa hingga kini angka penularan covid masih tinggi sehingga tak bisa menganggap semua baik – baik saja sebab siapapun ia dan kapanpun bisa saja terpapar. Lalu yang terbaru adalah klaster keluarga yang masih perlu disikapi secara bijak sebab klaster inilah yang mendorong angka covid diakhir tahun 2020 lalu.
Menurut Sri Antari penyebab rumah tangga menjadi klaster tak lain karena sesampainya di rumah seluruh anggota keluarga sangat jarang menggunakan masker dan tak ada yang menyadari jika ada yang reaktif. “Itu salah satu penyebabnya dan memang klaster keluarga sempat mendongkrak angka penularan. Ini tidak lepas dari kebiasaan di rumah yang jarang gunakan masker sementara ternyata salah satu anggota positif,” beber Sri Antari kepada Cenderawasih Pos di halaman Pengadilan Negeri Jayapura, Jumat (5/3).
Ia juga memaparkan soal penanganan di gedung LPMP saat ini dimana yang sedang dirawat sebanyak 119 pasien dengan angka maksimal untuk menampung 301 pasien. Namun LPMP sendiri hanya untuk pasien gejala ringan sehingga hampir bisa dipastikan pasie akan sembuh. “Kecuali ada yang dalam kondisi lebih berat maka langsung dirujuk ke RS Dok II,” jelasnya. Hanya saat ini kendalanya adalah penanganan setelah masuk ke LPMP dimana pasien masih menggunakan PCR dan membutuhkan waktu cukup lama.
Selain itu reagen dari Litbangkes juga masih terbatas dan harus menunggu. Namun untuk tenaga medis di LPMP dikatakan pihaknya masih membutuhkan 1 tenaga dokter umum. Saat ini LPMP didukung tenaga medis 1 dokter umum, 2 dokter spesialis, 2 analis dan 2 tenaga pengendali infeksi. “Kami menargetkan bisa diisi 2 dokter namun harapan kami sebisa mungkin LPMP kita karena bisa mengambarkan jika pasien memang minim tentunya ini tak lepas dari pemahaman untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *