CPNS Tidak Lulus Latsar Bisa Tidak Jadi PNS

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura menggelar pelatihan gelar Latihan Dasar (Ladsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi 60 CPNS di Kantor, BKPP Waena, Kota Jayapura, Jumat, (5/3). Foto: Noel/cepos

JAYAPURA – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura menggelar pelatihan gelar Latihan Dasar (Ladsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi 60 CPNS.

Kepala Bidang Diklat Richard Suebu, ST, M. Si selaku ketua mengatakan. Latsar digelar sejak 15/2 – 05/3 atau selama 18 hari sesuai aturan untuk gelombang pertama bagi Golongan II C angkatan satu dan dua berjumlah 60 orang

“Tujuan penyelengaraan ini untuk untuk menentukan karakter menjadi PNS sehingga dalam proses belajar mengajar. Baik pembentukan karakter sehingga mereka memiliki karakter, disiplin selain itu dibina juga bangun pagi hingga peka terhadap masalah di lingkungan, ” Katanya di Kantor, BKPP Waena, Kota Jayapura, Jumat, (5/3).

Ia mengatakan sesuai aturan baru para CPNS yang baru ini nantinya usai latsar CPNS akan di arahkan ke OPD terkait selama 30 hari dan membuat laporan selajutnya di presentasikan di BKPP.

” Kami harap mereka kembali ke OPD tahap kedua selama 30 hari mereka akan membuat laporan dan kembali lagi ke sini (BKPP) melakukan prestasi,” Katanya.

Kata dia, Latsar pola baru ini ada penulisan laporan sehingga materi materinya sudah disarankan, selama 30 hari itu mereka buat laporan dari OPD masing masing dan mereka akan presentasi disini hasilnya. Setelah prestasi tahan 30 hari kita lihat dia sukses apa tidak.

“CPNS masih calon maka setelah calon jika nilai baik dia akan mendapat sertifikat sebagai CPNS jika tidak sukses tidak lulus, maka jika tidak lulus tidak akan jadi CPNS dan mereka (CPNS) mereka di coba selama satu Tahun hal ini sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 Masa Uji Coba CPNS selama satu Tahun. Juga Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Nomor 1 Tahun 2001 Soal Tahapan dan teknik penyelengaraan masa pelatihan maka jika tidak lulus maka bisa di berhentikan,” Katanya.

Ketua Panitia juga menegaskan dimasa pendemi Covid pihaknya melakukan Catsar sesuai protes dan wajib Pemeriksaan antigen.

“Tanggal 14 Meraka masuk semua rapit tes antigen, sambil tunggu hasil hari itu sehingga salamah pemeriksan 60 orang dan Panitia dan widaswara juga semua aman dan Setiap minggu juga widaswara yang masuk kedalam harus di repit tes, jadi satu hari sebelumnya kita sudah periksa,” Ujarnya, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *