Fakhiri Resmi Jabat Kapolda, Kaka Besar Naik Bintang Tiga

Upacara serah terima jabatan dan kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Kamis (4/3). Dalam acara ini Kapolri melantik Irjen Pol. Mathius D Fakhiri, S.I.K., sebagai Kapolda Papua menggantikan Komjen Pol. Paulus Waterpauw yang menjabat sebagai Kabintelkam Polri. ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA- Mathius D. Fakhiri resmi menjabat sebagai Kapolda Papua. Hal ini ditandai dengan upacara serah terima jabatan yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Kamis (4/3).

Putra asli Papua kelahiran Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat, 6 Januari 1968, sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Papua dengan pangkat Brigjen Pol. Dengan jabatan baru ini, Mathius Fakhiri mendapat kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi.

Sebelum berkarier di korps Bhayangkara, Mathius Fakhiri menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Merauke dan lulus pada tahun 1981. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP YPPK Santo Thomas Wamena dan lulus pada tahun 1984. Selanjutnya Fakhiri menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Jayapura dan lulus pada tahun 1987.

Usai menyelesaikan pendidikannya, Irjen Pol Matius D. Fakhiri, S.I.K., masuk Akabri dan lulus pada tahun 1990 dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dengan penempatan pertama sebagai Pama di Polres Palangkaraya, Polda Kalselteng.

Pada tahun 1992, Fakhiri dipercaya menjabat sebagai Wakapolsek Banjar Timur. Setelah menjabat kurang lebih dua tahun, Fakhiri tugaskan di Satbrimob Polda Kalselteng.

Bapak empat orang anak ini, pada tahun 1995 menjabat sebagai Wadanki Brimob Dit Samapta Polda Kalselteng. Tahun 1995 menjabat sebagai Kaur Ops Satuan Brimob Dit Samapta Polda Kalselteng dan pada tahun 1998 bertugas di Koorbrimob Polri.

Lulusan PTIK pada Tahun 2001 ini, kemudian bertugas di Polda Papua dengan beberapa jabatan yang pernah diembannya. Di antaranya, Kasi Ops Satuan Brimob Polda Papua, Wakapolres Jayapura, yang kemudian menempuh pendidikan Sespim.

Lulus Sespim, Fakhiri kembali bertugas di Polda Papua sebagai Pamen hingga dipercaya menjabat sebagai Kapolres Kaimana, Polda Papua Barat. Pada tahun 2007, kembali dipercaya menjabat sebagai Wadansat Brimob Polda Papua dan Kapolres Jayapura, tahun 2011.

Setelah itu, Matius Fakhiri dipercaya bertugas di Polda Kalimantan Selatan sebagai Wadir Pam Obvit. Tiga Tahun menjabat sebagai Wadir Pam Obvit Polda Kalimantan Selatan, ia kembali bertugas di Papua menjadi Kasat Brimob, kemudian pada tahun 2018 mengikuti pendidikan Sesko TNI.

Lulus pendidikan Sesko TNI, Fakhiri kembali  ke tanah kelahirannya di Papua Barat dan dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Papua menggantikan Kombes Pol Tatang pada 3 Februari tahun 2020.

Setelah menjabat sebagai Wakapolda Papua Barat, 1 September 2020, Fakhiri dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Papua menggantikan Brigjen Pol. Yakobus Marjuki yang dipromosikan menjabat sebagai Widya Iswara Kepolisian Utama TK, I Sespim Lemdiklat Polri.

Di awal tahun 2021, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/318/II/2021 tanggal 18 Februari 2021, Matius Fakhiri mendapat kepercayaan menjabat sebagai Kapolda Papua menggantikan Paulus Waterpauw yang dipromosikan menjabat sebagai Kabaintelkam Polri dengan pangkat Komjen pol..

Dalam serah terima jabatan di Mabes Polri, Kapolri Jendferal Pol. Listyo Sigit Prabowo berpesan kepada pejabat baru yang dilantik, terutama Kapolda yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Pejabat baru agar melaksanakan PPKM mikro bagi yang masuk dalam 7 Polda, sedangkan yang lain melaksanakan kegiatan imbangan,” kata Listyo.

Dirinya meminta jajarannya untuk cepat melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatment. Pastikan anggotanya agar melaksanakannya dengan baik. Memberikan reward bagi anggota yang telah melakukan zona merah menjadi zona hijau. “Koordinasi penanganan Covid-19 dengan unsur Forkopimda. Anggota selalu mengawal program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung,” pinta Kapolri.

Selain program penanganan Covid-19, Sigit juga memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengawal program pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi. Serta meminta anggotanya mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Kapolri juga mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan restorativ justice, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.

Selain melakukan serah terima jabatan, dilakukan juga kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) di lingkungan Mabes Polri dan beberapa Kapolda. Dimana sebanyak 19 pati Polri melakukan serah terima jabatan dan mendapatkan kenaikan pangkat.

Adapun pejabat yang naik pangkat dari Irjen Pol ke Komjen Pol yakni Komjen Pol Drs. Paulus Waterpauw. Sedang pejabat yang naik pangkat dari Brigjen Pol ke Irjen Pol yakni Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., Irjen Pol Drs. Syahardiantono, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, M.M., Irjen Pol Moh. Abdul Kadir, M.Si dan pejabat yang naik pangkat dari Kombes Pol ke Brigjen Pol yakni Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si yang kini menjabat sebagai Wakapolda Papua. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *