Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Anggota KSB Tewas

Brigjen TNI Iwan Setiawan ( FOTO: Elfira/Cepos)

Diganggu Saat Patroli, Kontak Tembak di Tembagapura

JAYAPURA- Kontak tembak antara prajurit TNI dengan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) kembali terjadi di Hitadipa, Minggu (28/2) dini hari sekira pukul 01:00 WIT. Dalam kontak tembak tersebut seorang anggota KSB dilaporkan tewas.

Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, identitas anggota KSB yang tewas masih diselidiki. Sebab, orang yang berada di Distrik Hitadipa ataupun Titigi tidak ada yang mengenal yang bersangkutan.

“Tidak ada yang mengenal, baik masyarakat yang ada di sekitaran Titigi ataupun Hitadipa,” ucap Danrem Iwan Setiawan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Senin (1/3).

Dikatakan, aparat TNI-Polri telah menyerahkan jenazah kepada masyarakat, tokoh agama dan kepala kampung yang ada di Intan Jaya untuk proses selanjutnya.

Danrem Iwan Setiawan menyebutkan, kontak tembak terjadi saat pergeseran pasukan dari Distrik Titigi menuju Distrik Hitadipa. Dimana anggota KSB tersebut mengikuti anggota dan berusaha menembak pasukan dari belakang.

“Anggota yang melihat gerakan dan tindakan dari KSB tersebut membalas tembakan hingga terjadi kontak tembak. Pelaku terdiri dari beberapa orang, saat satu orang meninggal yang lainnya kabur,” ungkapnya.

Menurut Danrem, pihaknya masih mempelajari dari kelompok mana yang terlibat kontak tembak dengan anggota TNI. Namun menurutnya di wilayah Hitadipa dan Titigi merupakan basisnya kelompok Egianus.

Adapun antisipasi kedepan, anggota TNI yang ada di lapangan meningkatkan kesiap-siagaan serta kewaspadaan. Sebab, segala macam bentuk kemungkinan tindakan yang dilakukan oleh KSB. “Kita menekankan kepada jajaran selalu waspada di lapangan, melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparat yang ada di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Sementara situasi di Intan Jaya sendiri, menurut Danrem aktivitas masyarakat berjalan normal. Dirinya memohon doa agar seluruh pasukan yang ada di wilayah Papua diberikan keselamatan dan keamanan, termasuk masyarakat juga merasa aman dan nyaman.

Secara terpisah, Kapolres Intan Jaya, AKBP. Sandi Sultan mengatakan, terkait dengan kontak tembak tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku serta berkoordinasi dengan anggota TNI yang ada di Intan Jaya.

Kapolres Sandi Sultan menyebut wilayah hukumnya kondusif. Bahkan pada tanggal 24 hingga 26 Februari, anggota Polri sudah melakukan kegiatan bersama masyarakat, baik itu bakti sosial, kerja bakti serta pengamanan di objek vital. “Situasi Intan Jaya hingga saat ini aman. Kami berkomunikasi dengan masyarakat melaksanakan  patroli bersama,” pungkasnya.

Kontak tembak antara personel gabungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga terjadi di Mile 53, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (1/3).

Kontak tembak yang terjadi sekira pukul 10.30 WIT, berawal dari personel gabungan sedang melaksanakan patroli di hutan sekitar mile 53. Saat sedang melaksanakan patroli,  personel gabungan mendapat gangguan tembakan dari KKB yang diperkirakan berjumlah 6 orang.

“Mendapat tembakan tersebut, personel gabungan melakukan tembakan balasan. Sehingga terjadi kontak tembak. Setelah 30 menit, kontak tembak berhenti karena KKB melarikan diri ke hutan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal, kemarin (1/3).

Kamal memastikan tak ada korban yang terluka dalam kontak tembak tersebut, dimana anggota KKB melarikan diri usai melakukan aksinya. “Situasi Kamtibmas di wilayah Pertambangan PT Freeport Indonesia Tembagapura, Kabupaten Mimika saat ini kondusif pasca terjadinya kontak tembak antara personel gabungan dan KKB,” ucap Kamal.

Lanjutnya, saat ini personel gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pengejaran dan berusaha mencapai keberadaan KKB saat kontak senjata terjadi. “Pengamanan dan patroli rutin di beberapa titik di Kabupaten Mimika juga gencar dilaksanakan guna menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak khawatir lantaran lokasi kejadian masih di luar pemukiman masyarakat dan aparat keamanan dalam hal ini TNI-Polri masih terus malakukan pengejaran serta pengamanan di beberapa lokasi guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *