Kembalikan Trayek Semula, Tapi dengan Syarat

Wawalkot Jayapura Rustan Saru memimpin Rapat Evaluasi Pengoperasian dan Penataan Terminal Mesran Jayapura yang diinisasi Dinas Perhubungan Kota Jayapura, di Kantor Wali Kota Jayapura Senin (1/3) kemarin. (FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Mulai Selasa (2/3) trayek angkutan kota (angkot) di dikembalikan seperti sediakala. Namun, terdapat catatan yang mesti dipatuhi para sopir angkot. Demikian, ini menjadi salah satu kesepakatan bersama yang dihasilkan dalam Rapat Evaluasi Pengoperasian dan Penataan Terminal Mesran Jayapura, Senin (1/3) kemarin.

Diketahui, Rapat Evaluasi Pengoperasian dan Penataan Terminal Mesran Jayapura diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Jayapura di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (1/3), yang dipimpin Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM. dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk koordinator angkot di Kota Jayapura dan Satuan Lantas Polresta Jayapura Kota.

“Jadi, kita evaluasi terhadap uji coba perubahan trayek di Kota Jayapura yang dilakukan pada 17 – 28 Februari, Dari evaluasi kami, ada dua persoalan yang dihadapi, yakni pendapatan sopir angkot yang jauh berkurang dibanding sebelumnya, serta lamanya antrean di Terminal Mesran Jayapura,” terang Ir. Rustan Saru, MM., Senin (1/3) kemarin.

“Para sopir mengeluhkan pendapatan yang rendah. Yang sebelumnya mereka bisa dapat Rp 300 – 400 ribu per hari. Begitu masuk terminal, hanya maksimal dapat Rp 180 ribu per hari. Hampir 50 persen menurun dari pendapatan harian mereka sebelumnya,” jelasnya.

Demikian, menerima aspirasi tersebut, Pemerintah Kota Jayapura berkebijakan untuk mengembalikan rute trayek seperti sediakala. Namun, terutama untuk angkot kode trayek B3/B4 (Entrop – Hamadi – Jayapura) diberikan catatan khusus.

“Dalam hal ini, angkot B3/B4 tidak boleh angkut penumpang di depan Mall Jayapura maupun depan GOR Cenderawasih Jayapura. Hanya boleh turunkan penumpang saja di situ. Setelah itu langsung masuk terminal. Ini untuk menghindari kemacetan,” tambahnya.

Kebijakan ini akan berlaku sekiranya hingga sekolah tatap muka kembali dilakukan. Kalau sekolah dan perguruan tinggi kembali aktif, maka rute trayek yang diubah seperti sediakala.

“Kita ingin, angkot trayek Entrop – Polimak – Jayapura (B1/B2) langsung ke Terminal Mesran. Sebab, selama ini, angkot B1/B2 itu dari Polimak ke pusat kota, memasuki jalur belakang Polresta Jayapura Kota keluar di Paldam, dan kembali ke Terminal Mesran. Kita harap, beberap bulan ke depan, kalau sudah mulai normal, kota kembali tertib,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *