Bawa 12 Karung Pinang Asal PNG, 4 Pria Diamankan

Komandan Lantamal X Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho,. S.E.,MM mengecek buah pinang yang diamankan

JAYAPURA- Komandan Lantamal X Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho,. S.E.,MM mengecek buah pinang yang diamankan – Empat orang pria masing – masing dua asal warga negara Indonesia dan dua asal negara PNG berinisial WA (24), HM (22), PK (49) dan BP (65) pada Minggu (28/2) terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah diamankan oleh tim Third Fleet Quick Respon (TFQR) Satrol Lantamal. X. Ini setelah keempatnya kedapatan membawa 22 karung buah pinang dan 11 jerigen kosong menggunakan speedboat dengan mesin 40 PK saat melintas di Tanjung Jar, perairan laut Jayapura. Tanpa banyak tanya keempatnya langsung digiring ke Satrol Lantamal X untuk diperiksa. Komandan Lantamal X Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho,. S.E.,MM menjelaskan kronologisnya dimana
Ahad pekan kemarin pukul 11.25 WIT petugas pasops Satrol Lantamal X menerima informasi dari Danposal Skow dimana dari pengamatan visual diduga ada transaksi di tengah laut yang bergerak menuju Jayapura. Dari Satrol ini kemudian diteruskan ke Asops Lantamal X yang kemudian dikerahkan Sea Rider 3 menuju lokasi dan ternyata betul ditemukan 22 karung berisi pinang dan 11 jerigen kosong BBM yang semuanya tanpa dokumen.

Empat pria yang kedapatan membawa 22 karung pinang tanpa administrasi karantina tumbuhan dan keimigrasian saat diamankan di Mako Satrol Lantamal X Jayapura, Senin (1/3).

Keempat pria ini juga melakukan pelintasan tanpa dokumen keimigrasian. “Karena dirasa cukup bukti akhirnya kami amankan,” tegas Brigjend Yeheskiel di Mako Satrol Lantamal X, Senin (1/3). Saat memberikan keterangan pers, Danlantamal didampingi sejumlah pimpinan lembaga lainnya yakni Kepala Karantina drh. Muklis Natsir, M.Kes, Kepala Imigrasi diwakili Agustinus Wahyudi Indaryono kasi Intelijen dan penindakan Keimigrasian Jayapura, Kepala Bea Cukai diwakili Robby Candra Kepala Sub bagian Umum Bea Cukai perwakilan, Kombes Pol Kasmolan dari Ditpol Air Polda Papua, Letkol Dian dari Lanud Silas Papare dan Kapten Bobby dari Asops Kasdam XVII/Cendrawasih. Kepala Karantina Muklis Natsir menyampaikan secara kasat mata buah pinang ini tak ada tanda-tanda mencurigakan namun siapa sangka jika diperiksa ternyata ada penyakit tanaman maupun tumbuhan yang akhirnya mewabah.

“Ini yang kami jaga apalagi ini dari PNG dan di PNG ada penyakit tumbuhan yang harus dijaga, jangan sampai masuk ke Papua,” jelas Natsir. Danlantamal menyatakan bahwa yang dilakukan ini adalah bentuk menjaga kedaulatan dan hal – hal yang tidak diinginkan terjadi di Papua terlebih ada event besar yakni PON yang akan digelar. “Kita tidak mau kondisi Papua yang sudah aman dan tentram ini akhirnya terganggu karena masuknya penyakit atau hal hal negatif lainnya sehingga saya menyerahkan semuanya untuk diproses,” imbuhnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *