Progres Pemindahan Venue Paralayang Berjalan Baik

Atlet Paralayang ketika menggelar latihan di Venue Paralayang Buper belum lama ini. Saat ini pembangunanya terus dikebut agar dapat digunakan pada pergelaran PON 2021 Papua. ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa membeberkan bahwa progres pemindahaan venue cabor Paralayang dari bukit teletubies Kabupaten Jayapura ke Bumi Perkemahan (Buper) Kota Jayapura kini dalam tahap administrasi penetapan venue.

“Untuk venue Paralayang sendiri di Buper, sesuai dengan kesepakatan kami dengan Cabor terkait, kami sudah bersepakat Paralayang akan dipindahkan ke Buper,” ungkap Alex sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos di Kota Jayapura, Kamis (25/2).

“Ini proses administrasinya penetapan sudah berjalan untuk lokasi, dan juga kesiapan pembangunan venue temporarinya juga sudah dipersiapakan segera jalan di Buper,” sambungnya.

Alex menceritakan, Paralayang awalnya direncanakan akan dipertandingkan di Bukit Teletubis Sentani dan Bukit Macarthur. Hanya saja, kedua lokasi tersebut dinilai membahayakan keselamatan para atlet.

“Alasan teknis, karena dari sisi lokasi di Bukit Teletubis itu masuk dalam ruang udara yang aktif, artinya ruang udara yang digunakan untuk jalur pesawat. Di lokasi itu juga ada kabel-kabel PLN yang memang melintang dekat dari tempat atlet landing. Tentu dua bagian ini menjadi pertimbangan kita,” ujar Alex.

Kata Alex, Bukit Buper pun telah mendapatkan rekomendasi dari Technical Delegate (TD) Cabor Paralayang. Menurutnya, Buper merupakan lokasi yang sangat aman dengan keselamatan para atlet.

“Kebetulan di Buper ini dua nomor pertandingan baik cross country maupun ketepatan mandarat bisa langsung kita satukan. Tadinya di pisah, ada di Bukit Teletubis dan Macarthur, tapi kali ini disatukan di Buper. Berarti dari sisi persiapan akan lebih efektif,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *